Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti tidak terlalu memikirkan kekalahan 3-0 dari Barcelona dalam pertandingan pramusim di Sradion AT&T, Dallas, Minggu (30/7) pagi WIB.
Ketiga gol Barcelona masing-masing dilesakkan Ousmane Dembele, Fermin, dan Ferran Torres. Hasil ini tentunya bukan sebuah modal yang bagus bagi Madrid untuk duel El Classico di musim 2023/24.
Ancelotti menyatakan, permainan secara keseluruhan berjalan bagus, terutama dalam satu jam pertama. Hanya saja, Madrid sedang tidak beruntung, karena lima kali peluang mereka menghajar tiang.
“Hasil akhir menyakitkan buat kami, tapi itu tidak penting. Itu laga yang bagus, dengan banyak hal positif. Tapi sepertinya ada tembok di gawang [Barcelona]. Saya tidak pernah mengalami ada lima tembakan ke gawang dalam satu pertandingan,” jelas Ancelotti dikutip laman Mundo Deportivo.
“Kami memperagakan permainan yang bagus. Kami bermain dengan baik selama satu jam dengan dan tanpa bola, serta intensitas dan mobilitas. Pada akhirnya kami kehilangan keseimbangan, karena kami sangat menyerang, dan kami kebobolan dua gol.”
Ancelotti menambahkan, ia banyak menurunkan pemain muda, karena ingin memantau kemampuan mereka dalam menerjemahkan taktiknya di atas lapangan. Begitu juga dengan peran Toni Kroos dan Luka Modric.
“Saya ingin melihat yang pemain muda, karena saya sudah tahu apa yang dibawa Kroos dan Modric untuk saya. Ini adalah tim baru, tanpa ada striker murni, ada lebih banyak mobilitas, dan lebih banyak tidak terkendali,” jelas Ancelotti.
“Kami akan melanjutkan dengan sistem ini. Tim ini mempunyai masa depan yang bagus, dan transisi sudah dimulai sejak lama dengan Vinicius [Junior], Rodrygo, [Aurelien] Tchouameni, atau [Eduardo] Camavinga.”
Ancelotti kini berharap hasil yang lebih baik saat menghadapi Juventus, Kamis (3/8) pagi WIB. Duel melawan Juventus ini menjadi pertandingan pramusim terakhir Los Blancos di Amerika Serikat.
Mereka selanjutnya pulang ke Spanyol untuk mempersiapkan diri menghadapi musim baru LaLiga dengan Athletic Bilbao sebagai lawan pertama.




