Ujung tombak Real Maddrid Karim Benzema menyampaikan harapan agar rekan satu negaranya yang memperkuat Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, berlabuh di klub La Liga Spanyol itu, karena bisa membuat sang pemain lebih produktif.
Mbappe telah menjebol gawang lawannya 23 kali di Ligue 1 Prancis dan Liga Champions Eropa (UCL). Mbappe belakangan kembali dikaitkan dengan Madrid setelah gagal direkrut pada musim panas lalu.
Hingga kini Mbappe belum mengambil keputusan mengenai masa depannya, terutama usai menyumbang dua gol dan tiga assists ketika menggasak FC Lorient akhir pekan kemarin. Mbappe mengaku masih mempertimbangkan kelanjutan karirnya di Les Parisiens.
Benzema mengatakan, Mbappe sebaiknya memilih Madrid sebagai tempat dirinya melanjutkan karir. Menurut Benzema, Mbappe akan jauh lebih produktif di Madrid dibandingkan di PSG.
“Saya senang bermain dengan [Mbappe] di tim nasional, dan saya ingin bermain dengannya di level klub. Saya percaya kami akan mencetak gol dua kali lebih banyak, atau bahkan tiga kali lipat!” ujar Benzema dinukil laman Marca.
“Kami memiliki koneksi yang bagus di tim nasional, karena kami masing-masing tahu apa yang akan dilakukan satu sama lain. Misalnya, kami berdua suka bergerak ke kiri, tetapi kami tidak akan pernah berada di sana pada waktu yang sama.”
Di lain sisi, Benzema memberikan pujian terhadap perkembangan Vinicius Junior. Benzema mengungkapkan kunci sukses dibalik musim mengesankan yang dijalani penyerang muda asal Brasil tersebut.
“Saya tidak mengajari Vinicius cara bermain sepak bola. Yang saya lakukan hanyalah mengubah beberapa hal untuk dia. Sebelumnya dia ingin maju. dan kemudian 'sekarang mari kita lihat apa yang akan saya lakukan',” puji Benzema.
“Sekarang dia maju ke depan dengan mengetahui dia akan mencetak gol, membuat umpan kunci, masuk ke dalam kotak. Tahun ini semua orang mengatakan 'Vinicius ini, Vinicius itu', tetapi dia adalah pemain yang sama seperti musim lalu.”
Madrid akan bertandang ke ke London untuk menghadapi Chelsea dalam pertandingan leg pertama perempat-final, Kamis (7/4) dini hari WIB. Kepergian Madrid ke London tanpa membawa pelatih Carlo Ancelotti yang masih dinyatakan positif COVID-19.




