Timnas Indonesia U-22 bakal berlaga di SEA Games 2023. Jelang ambil bagian dalam ajang tersebut wakil ketua umum PSSI Ratu Tisha menginginkan para pemain lebih banyak menonton tayangan sepakbola.
Keinginan tersebut diucapkan Tisha supaya skuad timnas Indonesia U-22 bisa mengambil pelajaran dari pemain idolanya dalam bermain. Ia juga meminta pasukan Indra Sjafri tersebut mengurangi penggunaan media sosial.
Tujuan mengurangi penggunaan media sosial supaya pemain bisa fokus. Mengingat, media sosial tidak sepenuhnya berdampak positif melainkan juga ada yang negatif.
"Jadi pola pikir ada di sini, banyak-banyak di waktu luang kalau buka sosial media jangan keluar dari sepakbola, usahakan 70-30. Kalian lihat itu FIFA TV, cuplikan pertandingan di situ," kata Tisha dalam tayangan YouTube PSSI.
"Lihat cara bermain mereka, simpan jadi favorit kalian, di sela ngobrol berbagi satu sama lain. Cek pemain-pemain U-22 yang ada di dunia kayak apa sekarang."
"70-30. Kalau YouTube banyak non bola diganti. Kalian harus lihat pemain-pemain usia 20, 21, 22 di dunia negara lain yang lagi karena kita suatu hari nanti akan lawan mereka."
Selain itu, Tisha menyatakan para pemain timnas Indonesia U-22 harus punya mental baja. Ia mau Witan Sulaeman dan kawan-kawan berani menghadapi siapa pun.
"Bisa enggak kita menang lawan Vietnam? Apa mereka lebih di atas dari kita? Apabila Argentina jauh di atas kita? Mau kita kalah dari mereka? enggak kan," ucapnya.
"Kalau kita tidak punya spirit itu kita gak tahu caranya buat menang. Kalau selamanya kita merasa lebih kecil dari Jepang 'Enggak apa-apa kalau nanti kalah dari Jepang' ya enggak bakalan menang kita. Jangan Jepang, Vietnam saja susah menang," ia menambahkan.
Saat ini timnas Indonesia U-22 sedang menggelar pemusatan latihan (TC) di Jakarta. Agenda tersebut sudah digelar sejak Sabtu (1/4) dengan memanggil 36 pemain.
