Gol Sergio Ramos yang membantu Real Madrid menang 2-1 atas Real Sociedad tak cuma sukses membawa timnya ke puncak klasemen La Liga, tapi juga mencatatkan namanya dalam buku sejarah.
Ramos, yang mencetak gol dari titik putih untuk memecah kebuntuan di awal babak kedua di Anoeta, Senin (22/6) dini hari WIB, resmi menjadi bek dengan koleksi gol terbanyak dalam sejarah La Liga, total 68 golnya melewati capaian legenda Barcelona, Ronald Koeman.
Hanya saja, momen tersebut dirusak dengan cedera lutut yang menghampiri kapten Los Blancos berusia 34 tahun tersebut. Ia terlihat harus dibalut dengan es dan berjalan pincang tak lama setelah mengemas gol.
Sang legenda Spanyol, yang sukses memenangkan dua trofi Euro dan satu Piala Dunia, memulai karier profesionalnya bersama Sevilla pada 2004, mengemas dua gol dalam 39 pertandingan di kasta tertinggi.
Ramos pindah ke Real Madrid pada 2005 dan tetap bertahan di Santiago Bernabeu sampai sekarang, memainkan peran vital di balik keberhasilan klub menjuarai empat La Liga dan empat Liga Champions.
Selain piawai dalam mengawal lini belakang, kemampuannya untuk mencetak gol juga menjadi nilai tambah tersendiri dan mulai mendekati angka 100, sebuah pencapaian yang tergolong luar biasa sebagai pemain bertahan.
Gol pertamanya di La Liga bagi Madrid terjadi pada 2005, ketika ia mencetak gol tandang ke gawang Malaga dalam kemenangan 2-0, namun harus menunggu hingga Madrid menang 4-0 atas Deportivo La Coruna pada 2006 untuk mendapatkan gol perdananya di Santiago Bernabeu.
Ramos saat ini menjalani kampanye paling produktifnya di La Liga, selepas mengemas gol ketujuhnya saat melawan Sociedad. Semua golnya tercipta sejak Oktober dan tak lepas dari tugasnya yang kini menjadi eksekutor penalti sepeninggal Cristiano Ronaldo.
Golnya ke gawang Sociedad merupakan yang keempat dicetaknya dari titik penalti di La Liga sejauh ini (plus satu lainnya di Liga Champions), sementara ia hanya sekali gagal dalam 17 kesempatannya menjadi algojo.


