Ruang ganti Manchester United memanas, dengan hubungan Ralf Rangnick dengan anak asuhnya dilaporkan kian retak. Untungnya Darren Fletcher, selaku mantan pemain dan direktur teknis klub, datang menyelamatkan.
Kabar disharmoni di tubuh skuad The Red Devils terus meraung di tengah-tengah musim yang berat buat Harry Maguire cs.
Namun demi menjaga peluang Man United finis empat besar di Liga Primer Inggris, Fletcher disebut-sebut menjadi mediator antara staf Rangnick dan para pemain.
Dilansir dari Metro, pelatih asal Jerman itu disebut merasa frustrasi karena pemain kesulitan memahami taktik pressing tinggi besutannya. Mereka juga tidak menyukai metode latihan Rangnick.
Fletcher, yang menghabiskan karier bermain dalam balutan seragam Manchester United selama 12 tahun, dan amat dihormati di dalam klub dan ruang ganti, kini mengambil langkah agar hubungan kedua belah pihak tidak semakin memburuk.
Pria asal Skotlandia itu direstui Rangnick untuk membantunya menyalurkan taktik kepada para pemain sembari menjaga agar tensi tidak meninggi.
Masukannya buat United dinilai "amat penting" ketika para pemain kesulitan beradaptasi dengan sistem pressing Rangnick.
Fletcher, 38 tahun, bergabung dengan United pada 1995 dan bermain buat mereka sebanyak 342 kali, menjuarai lima Liga Primer, Piala Liga, Piala FA, dan Liga Champions.
Ia dianggap sebagai sosok cult hero bagi para loyalis Setan Merah. Generasi pemain United saat ini pun juga menyukai Fletcher.
Namun sayangnya kinerja Fletcher belum bisa dirasakan, mengingat The Red Devils baru saja dipermalukan Manchester City 4-1 akhir pekan kemarin.
Setelah ini, Setan Merah akan menghadapi tantangan baru yang tak kalah berat: menjamu Tottenham Hotspur, yang mencetak sembilan gol tanpa balas dari dua laga Liga Primer terakhir, pada Minggu (13/3).




