Ralf Rangnick mengakui bahwa bek tengah Manchester United, Raphael Varane dan Harry Maguire, harus memperbaiki penampilan mereka, tetapi menegaskan bahwa keduanya bukan satu-satunya kambing hitam buruknya performa Setan Merah.
Varane akhirnya kembali merumput setelah absen 10 laga lantaran cedera paha, tetapi malah melakukan kesalahan fatal saat The Red Devils ditahan imbang Newcastle 1-1, Selasa (28/12) dini hari WIB, sementara Maguire menjadi kambing hitam fans karena bermain kurang meyakinkan.
Menjelang laga kontra Burnley yang digelar Jumat (31/12) dini hari WIB, Rangnick memasang badan untuk membela dua palang pintu pertahanan Man United itu.
"Raphael tidak bermain selama lima atau enam pekan terakhir dan bahkan sebelum laga versus Tottenham, dia cedera," ujar Rangnick kepada Sky Sports.
"Total selama tiga bulan, ia tidak bermain sebanyak itu."




"Ya, dia memang bikin kesalahan sebelum gol pertama. Tetapi selain itu, ia lumayan. Saya bisa bilang ia hebat, begitu pula dengan Harry, mereka lumayan."
"Saya ulangi: masalah kami adalah kami membiarkan terlalu banyak momen transisi, dan ini bukan cuma masalah bek tengah, ini permasalahan tim secara keseluruhan yang dimulai dari lini depan."
"Jadi tak masuk akal menyoroti performa individual pemain. Kami mesti lebih baik sebagai satu kesatuan tim."
Rangnick memang belum kalah di Liga Primer Inggris, tetapi hasil United di bawah arahannya juga tak bagus-bagus amat.
United melangkahi Crystal Palace dan Norwich City dengan skor 1-0, sebelum nyaris takluk kepada Newcastle.
Ia mengaku progres anak asuhnya lamban tetapi bersikeras bahwa itu semua dipengaruhi Covid-19.
"Jelas tidak," jawabnya saat ditanya apakah ia puas dengan pekerjaan yang ia lakukan.
"Setiap pelatih yang ambisius, dan tidak ada bedanya antara pelatih lain dan saya terkait hal tersebut, selalu ingin melihat kemajuan lebih cepat dan lebih besar ke depan"
"Tapi untuk melakukan itu, Anda harus bisa berlatih dan, seperti yang Anda tahu, kami harus menutup Carrington selama empat hari."
"Tiga hari terakhir kami hampir kembali ke kekuatan penuh sehubungan dengan kedalaman skuad, namun kami tidak bisa berbuat banyak dalam latihan."
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)