LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI SURABAYA
Pelatih TIRA-Persikabo (TRKabo), Rahmad Darmawan, dibuat berang dengan kepemimpinan wasit Handri Kristanto, saat timnya takluk 3-1 dari Persebaya Surabaya pada babak delapan besar Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jum'at (29/3) petang. Pria yang akrab disapa RD tersebut juga masih mengingat jelas kejadian serupa pada tahun 2012 dengan wasit yang sama.
"Saya kenal persis dengan wasit ini, karena punya sejarah dengan dia. Saat itu di Malang, Pelita Jaya lawan Arema, saya ingat sekali. Itu kejadian lama sekali. Saat itu ada pelanggaran di tengah (lapangan) dan dia mengangkat tangan (memberikan tanda) indirect free-kick (tendangan bebas tidak langsung)," ujar RD, dalam jumpa pers setelah laga.
"Sementara saat pemain saya lagi berkumpul, tiba-tiba bola sekitar 20 meter jaraknya dari posisi saya, diumpan dan oleh (Herman) Dzumafo ditendang dan disahkan golnya. Jadi bayangkan, itu kejadiannya luar biasa tetapi sampai hari ini dia eksis kok, terus memimpin," tambahnya dengan penuh geram.
Eks pelatih tim nasional Indonesia U-23 tersebut mengaku heran dengan keputusan wasit berlisensi FIFA tersebut, dalam laga timnya menghadapi Persebaya. RD berharap ada tindakan tegas dari PSSI selaku penanggung jawab.
"Saat kita semua sedang meributkan mafia pengaturan skor, konotasi kita semua lagi sensitif dan sekarang dihadapkan dengan kejadian seperti itu. Itu mungkin yang membuat anak-anak sedikit terbawa emosi. Saya tidak marah, saya menanyakan kenapa sih kamu masih tidak kapok melakukan seperti itu?" imbuhnya.
"Saya cuma ingin menanyakan itu sebenarnya dan saya ingin dengar jawaban dia seperti apa. Kita juga ingin adanya kontrol oknum-oknum (wasit). Maaf mungkin dia baik, tetapi hari ini dia salah. Tetapi dari koreksi harusnya dia diistirahatkan," tegas mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.
Meski kebobolan di menit-menit akhir pertandingan, RD tetap mengakui keunggulan tuan rumah, terutama di babak pertama. Dirinya juga meminta maaf bila ada perbuatan dari para pemain TRKabo yang tidak berkenan.
"Saya rasa kita semua tahu asal muasalnya, wajar kalau kemudian ada hal yang terlalu emosi tetapi tentu semua akan selesai, dan insya Allah kami bisa atasi semua situasi ini," pungkasnya.(gk-62)
Goal Indonesia