Rahmad Darmawan - Madura UnitedAditya Wahyu Pratama

Rahmad Darmawan Sesalkan Madura United Jadi Tim Spesialis Peluang

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan mengaku masih mempunyai pekerjaan rumah untuk membenahi ketajaman lini depan setelah mereka hanya bermain imbang 1-1 melawan Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (1/4) malam WIB, pada matchday ketiga Grup C turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Madura United telah melesakkan empat gol dari tiga pertandingan mereka. Namun jumlah itu dianggap belum cukup, karena mereka mampu menciptakan banyak peluang. Sayangnya, serangan yang dibangun tidak kunjung menghadirkan banyak gol.

Menurut Rahmad, ketenangan pemain dalam mengonversikan peluang menjadi gol merupakan permasalahan utama Madura United. Di lain sisi, Rahmad cukup puas dengan performa yang diperlihatkan sekot tengah dan belakang, walau terkadang minim melakukan variasi ketika menyerang.

“Kalau dilihat dari statstik pertandingan, saya rasa persoalan kami memang mendominasi peluang. Saya masih ingat sekali bagaimana melawan [PSS] Sleman kami dua kali berhadapan dengan kiper, tetapi tidak masuk,” ujar RD, sapaan Rahmad.

Madura UnitedPT LIB

“Kemudian melawan Persebaya [Surabaya] juga banyak sekali mengoper peluang. Hari ini juga sama. Jadi memang ketenangan dalam mengonversikan peluang menjadi gol masih menjadi problem kami. Itu yang harus kami ingatkan dalam waktu satu hari yang akan datang agar pemain lebih baik.”

“Pemain sudah cukup lebih tenang di lini belakang dan tengah. Tetapi ketika bola dari sepertiga belakang, terlihat kurangnya ketenangan pemain dalam melakukan variasi serangan yang seharusnya bisa lebih optimal. Itu salah satunya,” kata RD.

Terlepas dari itu, RD berharap kebugaran anak asuhnya lebih baik di pertandingan terakhir melawan Persik Kediri, Sabtu (3/4). Sejumlah pemain diistirahatkan ketika menghadapi Persela, mengingat laga nanti menentukan langkah Laskar Sape Kerrab di Piala Menpora.

“Hari ini kami merotasi beberapa pemain dengan maksud mudah-mudahan mereka di pertandingan terakhir berada di top performance mereka, seperti Marckho [Sandi Merauje], dan Zulfiandi. Tujuan saya adalah untuk mengoptimalkan mereka mereka di pertandingan terakhir,” jelas RD.

“Itu salah satu solusi kami untuk mengatasi kondisi ini (jadwal padat). Mereka (pemain) juga harus tahu kapan melepaskan energi 100 persen, kapan harus me-maintance energi.”

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0