OLEH DONNY AFRONI & ALDI FATHIR
Pemecatan Iwan Setiawan sebagai pelatih Borneo FC setelah berselisih dengan suporter Pesut Etam mengundang simpati arsitek Sriwijaya FC Rahmad Darmawan, dan berharap agar ke depannya menjadi instrokpeksi diri bagi rekannya tersebut.
Iwan bereaksi atas sikap suporter setelah Borneo FC ditahan imbang Sriwijaya FC tanpa gol di Samarinda pada akhir pekan kemarin. Rahmad berharap Iwan bisa segera bekerja lagi.
“Iwan itu teman saya, dekat. Mulai dari tim nasional U-23 kami naik sama-sama. Tentu saya ikut simpatilah. Mudah-mudahan sahabat saya itu bisa segera bekerja kembali,” ujar RD, sapaan Rahmad.
“Semoga dia semakin baik lagi ke depannya, dan lebih dewasa. Kemarin [Senin] dia juga telepon, dan saya sudah menyampaikan hal yang sama dengannya.”
RD pun menyatakan, pemutusan kerjasama antara klub dan pelatih merupakan hal biasa. Namun ia enggan mengomentari mengenai sikap Borneo FC yang beralasan tidak ingin kehilangan suporter.
“Mengenai keputusan manajemen terhadap seorang pelatih, saya tidak bisa komentar, karena punya penilaian dan pandangan berbeda terhadap kinerja pelatih. Ini risiko sebagai seorang pelatih,” ucap RD.
“Mungkin bisa menimpa siapa saja, dan tentunya harus bersikap profesional dengan berusaha memberikan yang terbaik. Saya rasa teman-teman [pelatih] juga sudah melakukan itu.”



