Rahmad Darmawan Berharap Gol Dari 'Open Play'

Komentar()
Abi Yazid
Kendati senang dengan makin banyaknya eksekutor set-piece, RD tetap berharap gol lebih banyak dari open play.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   BALIKPAPAN   

Kemenangan 2-0 atas Madura United dalam laga Grup B turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) di Stadion Batakan, Balikpapan, kemarin belum membuat pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan merasa puas.

Dua gol kemenangan itu dihasilkan melalui set-piece Manuchekhr Dzhalilov dan Adam Alis. Di laga perdana, Sriwijaya FC menaklukkan Persiba Balikpapan lewat gol tunggal Alberto Goncalves menyambut bola sepak pojok.

“Saat Piala Presiden kami mencetak gol yang 60 persen dari bola mati. Saya akan terus memberikan beberapa formasi untuk menjalin chemistry di antara mereka. Sementara ini kami kumpulkan semuanya, dan terus memberikan kesempatan bermain. Inilah pekerjaan pelajaran rumah bagi saya,” ujar RD, sapaan Rahmad.

“Kalau bingung, saya rasa tidak. Hanya belum menemukan ritme di sepertiga lapangan depan. Terkadang tempo ketika melakukan tekanan dan eksekusi bola depan gawang setelah mereka melakukan kombianasi itu sama, sehingga banyak peluang terbuang.”

Namun, eks pelatih Persija Jakarta tersebut juga senang dengan banyaknya eksekutor bola mati. Selain Dzhalilov dan Adam yang menciptakan gol dari sepakan bola mati, Syahrian Abimanyu juga sudah melakukannya terlebih dahulu ke gawang Arema FC di Piala Presiden lalu.

“Memang kami masih banyak memberikan kesempatan kepada beberapa pemain untuk melihat potensi mereka. Terkadang Makan Konate dan Esteban Vizcarra juga mengambil kesempatan. Kami akan lihat terus sampai kemudian mengerucut dalam satu pertandingan siapa yang terbaik diantara yang lainnya,” jelasnya.

“Tapi kami juga akan melihat dulu performa pemain, akan ada ada opsi satu dan kedua, karena terkadang yang kami tunjuk kalau tidak dalam kondisi baik, tendangan yang biasanya bagus bisa menghilang. Jadi memang ada faktor luck juga.”

Sementara itu, Adam Alis tidak menyangka tendangan bebasnya berbuah gol. Eks Arema FC ini menyebut Manuckhker yang memberikan kesempatan itu kepadanya.

“Seharusnya bukan saya sebenarnya yang melakukan eksekusi, melainkan Manu. Tapi karena dia agak kurang yakin, akhirnya saya ambil. Alhamdulillah ternyata bisa masuk. Semoga ke depan saya bisa lebih baik, apalagi sebelumnya kondisi kurang fit dan baru kali ini bisa diturunkan sama pelatih,” ucap Adam Alis. (gk-62)

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INII
1. Ferdinand Sinaga Mulai Aman Di Kelantan FA?
2. Setahun Besut Timnas Indonesia, Luis Milla Rasakan Kemajuan Pesat
3. Arema FC Konfirmasi Kedatangan Gustavo Lopez
4. Performa (Hampir) Sempurna Chelsea Gagal Jinakkan Lionel Messi
5. Dikalahkan Wigan Athletic, Sergio Aguero Sikut Fans

Artikel Selanjutnya:
Hansamu Yama Senang Jadwal Piala Indonesia Diundur
Artikel Selanjutnya:
Indeks Performa Ligue 1: Kylian Mbappe Kangkangi Neymar & Edinson Cavani
Artikel Selanjutnya:
Daya Tahan Fisik Pemain Timnas Indonesia U-22 Sudah 60 Persen
Artikel Selanjutnya:
Claudio Ranieri Ikut Sedih Dengar Kabar Hilangnya Pesawat Yang Ditumpangi Emiliano Sala
Artikel Selanjutnya:
MLS 2019 Jadi Musim Terakhir Tim Howard
Tutup