Chelsea membalaskan dendam kekalahan 1-0 di Turin dengan membantai Juventus 4-0, Rabu (24/11) dini hari WIB, dan Thomas Tuchel membocorkan bahwa resep rahasia kemenangannya adalah melepaskan kendali.
Gol dari Trevoh Chalobah, Reece James, dan Callum Hudson Odoi, ditambah dengan sumbangan menit akhir Timo Werner, membuat Juve tak berkutik dan perebutan puncak klasemen Grup H Liga Champions kian sengit.
Kemenangan The Blues tidak hadir begitu saja. Mereka belajar dari kekalahan di pertemuan pertama dengan Juventus, dan kini berhasil melukai Si Nyonya Tua.
"Kami ingin mencoba bersabar tetapi di saat yang sama tidak tertidur. Kami ingin meningkatkan ritme dan intensitasnya. Memang sulit, tetapi kami menciptakan banyak peluang. Penampilan yang luar biasa dengan hasil fantastis," ujar Tuchel kepada BT Sport.
Ditanya bagaimana bisa nasib timnya berubah 180 derajat saat menghadapi Juventus di matchday kedua, Tuchel menjawab: "Kami lebih tajam daripada saat di Turin."
"Kami lebih berani mengambil risiko, sesuatu yang tak kami lakukan di Turin. Anda tak bisa melukai mereka lewat kontrol. Anda harus mempenetrasi lewat pergerakan tanpa bola. Hari ini kami amat bagus dan mencetak gol-gol keren."
Sayangnya kemenangan Chelsea memiliki tumbal. N'Golo Kante dan Ben Chilwell harus ditarik keluar karena cedera, dengan bek kiri itu ditakutkan bakal absen panjang.
"Ben merasakan sakit yang tajam di lututnya. Lutut N'Golo agak terkilir. Mereka berdua akan diperiksa besok. Sedih sekali karena N'Golo bagus betul sebelum ditarik, dan Chilly sedang garang-garangnya."
Absennya Chilwell dan Kante bisa menjadi petaka, apalagi Chelsea bakal menghadapi Manchester United yang sudah terbebas dari belenggu Ole Gunnar Solskjaer besok Minggu (28/11) di ajang Liga Primer Inggris.




