Meski beredar kabar dalam beberapa hari terakhir yang menegaskan bahwa pemain Aljazair Riyad Mahrez, mantan winger Al Ahli, mendekati kepindahan ke Al Shabab, transaksi tersebut belum resmi dituntaskan hingga saat ini, setelah muncul perkembangan baru yang menghalangi pengumuman bergabungnya sang pemain ke barisan Al Shabab.
Laporan-laporan media sebelumnya menyebutkan bahwa Al Shabab dan Mahrez telah mencapai kesepakatan terkait semua detail kontrak baru, usai berakhirnya perjalanan bintang Aljazair itu bersama Al Ahli, sehingga kepindahannya ke tim tersebut menjadi sangat dekat, sebelum pengumuman resmi ditunda karena perkembangan yang berkaitan dengan daftar pemain asing di klub.
Baca juga: Miliaran dan financial fair play, kejutan Benzema serta lini serang emas menyeret Al Hilal!
Menurut yang disampaikan program "Nadina", rintangan saat ini di hadapan kepindahan Mahrez ke Al Shabab terletak pada belum hengkangnya pemain Belgia Yannick Carrasco dari barisan tim, di tengah adanya pergerakan dan kesepakatan antara Al Shabab dan Al Ittihad terkait kepindahan pemain Belgia itu ke Al Ittihad.
Kedua belah pihak berupaya merampungkan detail transaksi kepindahan Carrasco ke Al Ittihad, sebagai langkah yang akan membuka jalan bagi Al Shabab untuk menuntaskan kesepakatan dengan Mahrez dan mendaftarkannya secara resmi dalam skuad untuk musim baru.
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Dengan demikian, masa depan Mahrez bersama Al Shabab kini terkait secara langsung dengan nasib Carrasco, meski kesepakatan antara pemain Aljazair itu dan klub tampak telah rampung, dan tidak lagi ada masalah terkait syarat-syarat pribadi maupun detail kontrak antara kedua pihak.
Perkembangan ini terjadi di saat Al Shabab tengah mencari tambahan ofensif yang kuat guna memberinya lebih banyak solusi, sementara Mahrez merupakan transaksi kelas berat mengingat pengalamannya yang besar dan kemampuannya membuat perbedaan, sehingga membuat klub sangat berhasrat menuntaskan kepindahannya secepat mungkin.
Situasi diperkirakan akan menjadi jelas dalam beberapa jam mendatang seiring kemajuan negosiasi antara Al Shabab dan Al Ittihad terkait Carrasco, sebab keberhasilan transaksi kepindahan pemain Belgia itu ke Al Ittihad akan menyingkirkan rintangan terakhir di hadapan Mahrez.
Dengan begitu, persamaan kepindahan Mahrez ke Al Shabab menjadi jelas: kepergian Carrasco lebih dulu, kemudian pengumuman kedatangan bintang Aljazair itu, sambil menanti hasil negosiasi antara kedua klub selama sisa periode bursa transfer.






