Ziyech Werner Chelsea 2021Goal/Getty

Rafael Van Der Vaart Sebut Timo Werner Bermain Seperti 'Kuda Buta'

Mantan gelandang Ajax, Rafael van der Vaart, menyebut gaya permainan Timo Werner seperti "kuda buta" sehingga ia menginginkan Hakim Ziyech harus menjadi starter di depan striker asal Jerman itu.

Ziyech dan Werner sama-sama tiba di Stamford Bridge pada musim panas tahun lalu, sebagai bagian dari transfer The Blues yang boros oleh mantan manajer, Frank Lampard. 

Werner bergabung ke Chelsea dari RB Leipzig pada musim panas 2020 dengan nilai transfer £45 juta ($62 juta), sedangkan Ziyech bergabung dari Ajax dengan harga £36 juta ($50 juta), setelah kesempatan awal di antara klub terjadi pada Januari.

Namun, sejauh ini kedua pemain itu belum menunjukkan performa terbaik di Liga Primer Inggris.

Selain Ziyech, van der Vaart juga ingin melihat Mason Mount terus tampil reguler bersama Olivier Giroud.

Menurut van der Vaart, Wener, yang masih kesulitan mencetak gol pada musim ini, memiliki kecepatan tapi tidak punya keterampilan teknis.

Mantan gelandang Tottenham Hotspur dan Real Madrid itu mengatakan kepada Ziggo Sport, ketika ditanya mengapa dia memiliki Ziyech untuk Chelsea dan apakah itu hanya karena dia mengetahui sang pemain sejak di Ajax: "Tidak, itu karena ia adalah opsi terbaik."

"Ia selalu bisa menyediakan untuk striker dan Giroud membutuhkan orang-orang seperti dia. Mount bermain dengan cara yang persis sama, jadi itulah mengapa saya akan memilihnya juga."

"Timo Werner seuper cepat, dan mungkin itu adalah sesuatu yang baik untuk dimiliki dalam pertandingan tandang ketika Chelsea berada di bawah tekanan, tapi yang dia lakukan hanyalah menundukkan kepala dan berlari, yang tidak menghasilkan apa-apa."

"Mount adalah pesepakbola yang hebat, dan saya pikir dia bisa menjadi lebih baik lagi saat dia mendapatkan kekuatan, tapi Werner adalah benar-benar kuda buta. Ia sudah menunjukkan seperti itu ketika bermain di Jerman, dan dia melakukannya lagi sekarang."

Werner mencetak sepuluh gol dari 41 penampilan untuk Chelsea di berbagai ajang kompetisi, hanya lima di antaranya tercipta di Liga Primer. Sejak 7 Novermber, ia bahkan hanya mencetak satu gol di liga.

Sementara itu, cedera lutut dan pinggul membatasi penampilan Ziyech hanya 29 kali di berbagai ajang kompetisi. Ia hanya menyelesaikan pertandingan selama 90 menit satu kali, yakni saat kemenangan 4-1 atas Sheffield United di Liga Primer.

Iklan
0