Penyerang timnas Indonesia Rafael Struick menjadikan pertandingan pramusim sebagai kesempatan buat dirinya untuk menembus skuad utama ADO Den Haag, dan menargetkan membantu tim meraih tiket promosi ke Eredivisie Belanda.
Pada pertandingan uji coba perdana akhir pekan kemarin melawan klub amatir VELO Voetbal, mantan pelatih PSM Makassar yang kini menukangi ADO, Darije Kalezic, lebih banyak menurunkan pemain muda, karena ingin menilai performa mereka.
Kalezic menurunkan Struick di babak pertama. Struick membalas kepercayaan itu dengan mencetak gol kedua untuk membantu ADO memetik kemenangan 4-0 atas VELO di Wateringen.
Struick mengaku belum terlalu puas dengan performanya di pertandingan itu. Kendati demikian, ia mensyukuri kesempatan yang diberikan Kalezic, dan berusaha menarik perhatian sang pelatih, mengingat dalam beberapa pekan ke depan bakal hadir sejumlah pemain baru.
“Di pertandingan itu tidak terlalu bagus, tapi saya merasa puas. Kami bisa mendapatkan clean sheet, dan meraih kemenangan. Jadi itu sudah bagus, karena ini adalah pertandingan pertama,” ujar Struick dikutip laman Omroep West.
“Saya melihat ada kesempatan [menembus skuad utama]. Tetapi sejumlah pemain baru akan didatangkan. Saya hanya berusaha memberikan 100 persen, dan kita lihat apa yang dibawa masa depan untuk saya.”
Struick menambahkan, jika berhasil tampil reguler bersama skuad utama, ia berambisi membantu ADO meraih tiket ke Eredivisie. Menurut Struick, ADO mempunyai kapasitas untuk bersaing di kompetisi kasta tertinggi Belanda.
“Tentu saja tiket promosi memungkinkan, dan Anda akan selalu berjuang untuk itu. Tetapi kami harus bertahap dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Itu menjadi target kami, karena ADO Den Haag layak berada di Eredivisie,” tegas pemain naturalisasi tersebut.


