Striker muda naturalisasi Rafael Struick berharap pelatih Shin Tae-yong memberikan kesempatak kepada dirinya untuk tampil di pertandingan uji coba internasional melawan Palestina dan Argentina.
Struick sudah tidak asing lagi dengan gaya melatih Tae-yong, karena pernah bergabung ke timnas Indonesia U-20 saat menggelar pemusatan latihan (TC) di Eropa tahun lalu. Struick juga sempat dimainkan dalam laga persahabatan melawan Slowakia U-20 di tengah TC tersebut.
Tae-yong pun memberikan peluang kepada Struick dengan memasukkan namanya ke dalam daftar 26 pemain untuk partai uji coba melawan Palestina dan Argentina. Struick menyatakan tidak ingin membuang kesempatan itu.
“Saya berharap bisa dapat menit bermain saat bertanding nanti. Semoga bisa melalui latihan ini, sehingga kemampuan saya dapat terlihat. Saya akan memberikan segalanya 100 persen di setiap latihan. Kita akan lihat nanti hasilnya seperti apa,” ujar Struick dikutip laman resmi PSSI.
Penggawa klub Eerste Divisie Belanda ADO Den Haag ini menambahkan, proses adaptasinya dengan tim maupun cuaca berlangsung dengan baik. Menurut Struick, ia lebih suka dengan cuaca panas di Indonesia, dan berusaha beradaptasi selama menjalani latihan di Lapangan Thor.
“Sejujurnya saya tidak terbiasa dengan cuaca panas, tapi saya rasa semuanya berjalan lancar. Lapangannya juga cukup bagus, dan menyenangkan. Seperti yang saya bilang, cuacanya sangat panas, tapi saya harus membiasakan diri. [Cuaca panas] Lebih baik dibandingkan hujan,” tutur Struick.
Pemain berusia 20 tahun ini juga merasa senang sejumlah pemain sudah berdatangan kepada pemusatan latihan. Menurutnya, ini akan sangat bagus bagi timnas senior dalam mempersiapkan diri melawan Palestina dan Argentina.
“Banyak pemain yang telah bergabung, dan kami mulai menyatukan seluruh pemain sebagai tim. Saya rasa latihan ini berjalan baik, dan saya senang bisa berlatih bersama seluruh tim. Kami akan bekerja keras dalam dua pekan ini,” tegas Struick.
Timnas senior terlebih dahulu akan menghadapi Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (14/6). Lima hari berselang, skuad Garuda menantang juara dunia 2022 Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
