LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANGIkuti di twitter
Pelatih Mitra Kukar Rafael Berges melemparkan pujian kepada pemain yang mampu memaksa Arema FC bermain imbang 2-2 di Stadion Kanjuruhan kemarin sore pada laga perdana mereka di Liga 1 2018.
Mitra Kukar sempat tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama. Namun mereka bangkit, dan membuat laga diselesaikan dengan skor imbang pada sepuluh menit terakhir. Berges menyatakan Mitra Kukar lebih memiliki motivasi untuk menyerang saat tertinggal.
“Saya senang dengan kerja dan usaha pemain. Walaupun sudah malampui menit 80, mereka masih berkeyakinan mencetak gol. Kami akhirnya mampu mencetak gol, dan menyamakannya,” ujar Berges.
“Pemain bermain sesuai instruksi, yaitu menahan bola lebih lama. Mereka sabar menunggu, dan kemudian memukul lawan. Selanjutnya kami akan istirahat, karena akan menghadapi Borneo FC di laga selanjutnya.”
“Saya tidak mau bicara kelemahan mereka [Arema] yang kami manfaatkan menjadi gol. Saya respek, karena mereka juga bermain bagus. Seperti yang saya katakan sebelumnya, Arema tim kuat dengan pendukung yang banyak. Kami memang bisa mencetak gol, tapi itu dilakukan di menit akhir.”
Kegembiraan juga disampaikan Bayu Pradana. Kapten Mitra Kukar ini memuji rekan-rekannya yang tidak pernah patah semangat dalam mengejar ketertinggalan, sehingga bisa membawa pulang satu poin.
“Kami tahu Arema akan bertahan usai mencetak gol. Itu membuat kami lebih leluasa menekan, dan mencetak gol di menit akhir,” tutupnya. (gk-48)
