GFXID - Alvaro Morata, Real MadridPlaying Surface

RADAR TRANSFER: Alvaro Morata


OLEH    YUDHA DANUJATMIKAIkuti di twitter

Setiap kali ada klub besar Eropa yang memburu striker, nama Alvaro Morata selalu masuk dalam pertimbangan. Betapa tidak, bintang Real Madrid tersebut merupakan salah satu predator terkejam di kotak penalti.

Menit bermain pemuda 24 tahun ini memang sedikit. Zinedine ZIdane lebih sering memainkan Karim Benzema sebagai pendamping Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale.  Kendati begitu, Morata tetap jadi salah satu pemain paling efektif di La Liga Spanyol.

SIMAK JUGA - Morata Bantah Transfer ke Milan

Morata hanya mencatatkan 14 penampilan sebagai starter di La Liga 16/17. Rata-rata satu gol dilesakkan olehnya setiap 88,7 menit dan ini menjadikannya pemain dengan rasio gol per menit tertinggi kedua setelah Lionel Messi (76,5). Di belakangnya, ada Luis Suarez dari Barcelona (98,7).

Kemampuan mencetak gol Morata dilengkapi dengan bakat atletik yang sulit disamai. Walau masih muda, Morata memiliki keunggulan dalam adu fisik, lari, dan duel udara. Kecerdasannya untuk menyambung permainan setelah mengontrol bola juga patut diacungi jempol, menjadikannya salah satu pemain paling diwaspadai di lapangan hijau.

GFXID - Alvaro Morata, Real MadridPS

Ketajaman semacam ini tentu didambakan oleh klub-klub yang seret gol seperti Manchester United (54 gol) dan AC Milan (57 gol). Dua klub tersebut sama-sama meraih predikat terburuk dalam produktivitas gol di tujuh besar klasemen liga masing-masing.

Milan dikabarkan telah menawar striker Spanyol tersebut dengan €50 juta, namun ditolak oleh Madrid. Hal yang sama juga terjadi pada United yang meramaikan perburuan dengan mahar €60 juta. Los Blancos hanya mau melepas striker muda itu dengan tebusan sekitar €75 juta.

SIMAK JUGA - Marcus Rashford Siap Sambut Morata di Man United

Morata memang masih punya kelemahan. Pengambilan keputusan striker Spanyol itu dinilai sering salah sasaran. Entah itu dribel, tembak, atau umpan, Morata masih minim pengalaman dalam menentukan keputusan secara tepat dan tepat.

Karunia fisik unggul pun kerap kali gagal dimanfaatkan dengan baik. Sekalipun memiliki kecepatan dan fisik kokoh, Morata sering kalah setiap kali melakukan dribel satu lawan satu. Tentu saja masih ada ruang berkembang baginya, mengingat usia yang muda dan waktu yang panjang.

Terlepas dari semua isu tersebut, bagaimana tanggapan Morata sendiri? Sang striker sempat mempertimbangkan opsi untuk pindah, tapi membantahnya setelah meraih juara Liga Champions. Bintang Spanyol itu menegaskan hanya akan hengkang ke Juventus dan bukannya ke klub Italia lain.

Alvaro Morata, Striker

Akhir Kontrak: Juni 2021

Peminat: Chelsea, Manchester United, AC Milan

Prediksi Transfer: 50 persen bertahan

Iklan