William Saliba baru saja menikmati hari-hari terbesar dalam kariernya.
Bek muda itu menandai debut di timnas senior Prancis pada Jumat lalu. Ia diturunkan dari bangku cadangan untuk menggantikan Raphael Varane saat Les Blues mengalahkan Pantai Gading 2-1 dalam laga persahabatan.
Empat hari berselang, Saliba mencatatkan penampilan keduanya. Kali ini ia tampil 90 menit penuh untuk membantu skuad arahan Didier Deschamps menang 5-0 atas Afrika Selatan dalam tajuk yang sama.
Laga tersebut sekaligus mengakhiri pekan tidak terlupakan bagi Saliba, yang pada 24 Maret lalu merayakan ulang tahun yang ke-21.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk mengenakan jersi ini,” ucap Saliba pasca-kemenangan atas Pantai Gading, yang digelar di Stade Velodrome alias markasnya Marseille, tempat ia menjalani masa pinjaman musim ini dari Arsenal.
“Saya harus tetap fokus karena suporter banyak bersorak ketika saya masuk, tapi saya berterima kasih kepada mereka karena memberikan saya kepercayaan diri,” tutur sang bek.
“Saya akan menyimpan baju ini dan tidak akan mencucinya, itu pasti!,” tambahnya.
Saliba menikmati musim yang mengesankan di Ligue 1 dan panggilan pertama ke timnas senior adalah pengakuan atas penampilannya sejak ia pindah ke Marseille musim panas lalu.
Itu adalah langkah yang Arsenal lihat sebagai sukses besar, seperti eksposur Saliba ke tim utama dan menit bermain reguler di klub yang dilatih Jorge Sampaoli tersebut.
Eks bek Saint-Etienne itu telah mencatatkan 28 penampilan di lintas ajang untuk Marseille. Ia menjadi salah satu alasan utama mengapa mereka saat ini menempati urutan kedua klasemen sementara Ligue 1 dan melaju ke perempat-final Liga Konferensi Eropa.
Persis seperti yang diinginkan Arsenal ketika mereka setuju meminjamkan Saliba, setelah sang bek membela Nice pada paruh kedua musim 2020/21.
Tapi, keberhasilan masa peminjaman Saliba berpotensi membawa dilema besar pada musim panas mendatang.
Kontrak Saliba di Arsenal tinggal tersisa hingga Juni 2024. Mengingat ia belum tampil sekalipun untuk The Gunners sejak kepindahannya dari Saint-Etienne senilai £27 juta pada 2019, apa yang terjadi berikutnya bakal masih jadi tanda tanya.
“Saya tidak tahu masa depan saya,” kata Saliba pada pekan lalu.
“Ada dua bulan tersisa [dengan Marseille]. Yang paling penting saat ini adalah kami lolos ke Liga Champions dan melangkah sejauh mungkin di Liga Konferensi.”

“Saya pikir akan ada diskusi lagi, pada akhir Mei–awal Juni, dengan Arsenal dan Marseille, kami akan memutuskan pada momen itu.”
“Tapi saya tidak pernah menyembunyikan bahwa saya merasa baik di sini. Melanjutkan di sini bukanlah ide yang buruk. Saya tahu kotanya, rekan satu tim saya, pelatih saya. Tapi itu bukan hanya terserah saya,” imbuhnya.
Arsenal kini dihadapkan untuk mengambil keputusan atas masa depan Saliba. Maklum, kontrak sang pemain hanya tinggal dua tahun lagi pada akhir musim nanti.
Artinya, The Gunners masih bisa menjual Saliba dengan harga terbaik dan tentu saja, keputusan terbesar ada di tangan bek muda itu.
Sumber dalam GOAL mengonfirmasi bahwa diskusi awal Saliba dengan Arsenal akan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang.

Agen Saliba bakal menggunakan pembicaraan tersebut untuk mempelajari apa rencana Arsenal bagi sang bek menjelang musim panas.
Kontrak baru belum dibahas, tapi jika kubu Meriam London memutuskan untuk menjadikan Saliba bagian dari skuad Mikel Arteta musim depan, pihak klub diharapkan menawarkan kontrak baru ketika diskusi resmi dimulai.
Mengingat betapa puas Saliba di Marseille, masih belum jelas apakah ia akan terburu-buru untuk meneken perpanjangan kontrak Arsenal.
Saat ini, fans Arsenal sangat ingin melihat Saliba bermain untuk tim kesayangannya. Kedatangan sang bek memunculkan kegairahan besar, dengan harapan anak muda itu dapat membuat dampak langsung bersama tim utama.
Dengan begitu, fakta bahwa Saliba belum melakoni penampilan kompetitif untuk Arsenal selama hampir tiga tahun telah membuat banyak orang bingung tentang cara penanganan perkembangannya.
"Saya tahu terkadang sulit untuk menjelaskan atau memahami setelah uang yang dikeluarkan klub untuk mendatangkannya, lalu mengirimnya dengan status pinjaman," ucap Arteta, saat membahas Saliba pada awal musim ini.
"Tapi, banyak hal telah terjadi. Dia adalah pemain jangka panjang bagi kami dan kami perlu melindunginya juga. Memberinya tiga atau empat pertandingan tidak cukup,” tutur pelatih asal Spanyol itu.
"Dia sangat senang di Marseille sekarang. Mudah-mudahan, dia bisa menikmati kariernya di sana dan siap untuk kami musim depan,” tambahnya.
Sikap Arsenal masih sama: menganggap Saliba adalah bagian dari rencana jangka panjang klub. Sumber di klub menunjukkan fakta bahwa tidak ada opsi yang disertakan bagi Marseille untuk menjadikan peminjaman itu menjadi permanen, sebagai bukti bahwa The Gunners akan menawarkan bek kelahiran Bondy itu kesempatan untuk sukses di London utara.
Getty/GOALTapi dengan hanya dua tahun tersisa di kontrak, Saliba kini memegang banyak kuasa. Keputusannya untuk musim panas ini akan sangat penting.
Dengan duo Ben White dan Gabriel Magalhaes yang telah memantapkan duet mereka sebagai pasangan bek tengah pilihan utama Arsenal di bawah Arteta, dapat dimengerti bahwa Saliba ragu untuk kembali ke klub tanpa jaminan menit bermain - apalagi menjelang Piala Dunia 2022.
Jika Saliba memilih untuk tidak memperpanjang kontrak di Arsenal, klub tidak punya banyak pilihan selain menjual dan mencoba mendapatkan kembali duit sebanyak £27 juta yang mereka habiskan untuk merekrut si bek.
Tapi, dengan keyakinan Arsenal untuk kembali ke Eropa musim depan, baik di Liga Champions atau Liga Europa, Tim Arteta akan menghadapi lebih banyak pertandingan, dan itu akan memberikan bos Arsenal lebih banyak fleksibilitas dalam rotasi pemain dan tawaran menit bermain.
"Saya pikir ada ruang [untuk mengakomodasi dia, White, dan Gabriel]," ujar Arteta, saat ditanya apakah ketiga bek mudanya dapat tampil bersama.
"Kami harus duduk dan memutuskan apa yang akan terjadi selanjutnya,” pungkasnya.
Dengan pembicaraan yang akan segera dimulai, momen untuk mengambil keputusan krusial antara Arsenal dan Seliba semakin dekat.
Fans Arsenal telah menunggu selama hampir tiga tahun untuk melihat Saliba beraksi, dan diskusi yang tidak lama lagi dilangsungkan akan sangat menentukan apakah bek berbakat itu akan melakoni debutnya di Emirates.
Sepekan terakhir telah menunjukkan sekali lagi bahwa Saliba memiliki masa depan yang besar. Apakah itu bersama Arsenal? Siapa tahu.




