Lionel Messi merasa "termotivasi" di Barcelona dan bisa bertahan di Camp Cou selama beberapa tahun lagi, demikian menurut Carles Puyol.
Messi, peraih enam kali Ballon d'Or, sempat meminta untuk hengkang menyusul musim 2019/20 yang penuh gejolak.
Pada musim lalu, Azulgrana dipermalukan Bayern Munich 8-2 di perempat-final Liga Champions dan kalah bersaing dengan Real Madrid di La Liga.
Messi yakin klausul pelepasan di dalam kontraknya senilai €700 juta akan memungkinkan dia untuk hengkang, namun pihak Barcelona menjelaskan bahwa perjanjian telah berakhir. Striker asal Argentina itu mengungkapkan kepada Goal bahwa dirinya memutuskan untuk menghormati tahun terakhir kontraknya.
Messi sempat dikait-kaitkan dengan raksasa Liga Primer Inggris, Manchester City, pada musim panas ini, sedangkan Paris Saint-Germain, Juventus, dan Inter Milan juga kabarnya tertarik.
Pindahnya Messi dari Barcelona pada 2021 masih mungkin terjadi, dengan City diyakini masih terus memantau situasi transfer sang striker. Meski begitu, pemain berusia 33 tahun itu juga berpeluang mendapatkan kontrak baru.
Puyol percaya Messi dapat diyakinkan untuk tetap bertahan, dengan sang striker tampaknya berkomitmen penuh untuk perjuangan Barcelona awal musim 2020/21 ini.
"Seperti fans lainnya, saya tidak ingin Messi pergi, tapi inilah sepakbola," ujar Puyol, mantan kapten Blaugrana, kepada wartawan.
"Akhirnya, ia memutuskan untuk bertahan. Ia baru-baru ini mengatakan bahwa dia termotivasi, kalau ia ingin menang dan kami berharap dia bisa terus bersama kami selama bertahun-tahun ke depannya."
"Ia adalah aset besar untuk La Liga. Ia adalah salah satu yang terbaik di dunia."
Puyol mengatakan dirinya bisa menghargai mengapa Messi mempertimbangkan untuk hengkang dari Camp Nou. Mantan bek legendaris itu melewatkan banyak kesempatan untuk meninggalkan Barcelona sebelum mengakhiri kariernya sebagai pemain dengan hanya satu klub.
Klub Serie A Italia, AC Milan, nyaris mendapatkan Puyol, dan peraih gelar Piala Dunia itu mengakui pernah tertarik bermain bareng Paolo Maldini.
"Pada 2014, setelah cedera, saya memilih untuk pensiun meski ada tawaran dari klub-klub Inggris dan Italia. Ketika klub Anda adalah juga rumah Anda, Anda tidak ingin mengenakan kostum lain," ujar Puyol lagi.
"Saya ingin sekali pergi ke Milan untuk bermain bareng Maldini, idola saya. Rossoneri akan kembali, meski mereka sedang melalui momen yang sulit saat ini. Saya akan sangat senang mengakhiri karier saya di Italia."


