Shin Jae-hyeok, putra pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, berharap kembali mendapatkan kesempatan bermain bersama Asnawi Mangkualam Bahar di enam pertandingan sisa K League 2 2022.
Selama ini, Jae-hyok jarang dimainkan, karena terkendala dengan kebugaran. Total ia hanya diturunkan di tujuh pertandingan, dan mencetak satu gol. Sekalipun dipasang, Jae-hyok tidak mendapatkan menit bermain yang cukup.
Dari tujuh laga itu, Jae-hyok hanya tiga kali merasakan bermain bersama Asnawi. Sedangkan dua lainnya menjadi pengganti mantan penggawa PSM Makassar tersebut. Terakhir, Jae-hyok bermain bareng Asnawi ketika Ansan Greeners menaklukkan Busan IPark 3-1. Di laga itu, Asnawi memberikan Choi Geon-joo untuk gol pertama Ansan.
Jae-hyok pun berharap di enam pertandingan sisa musim ini lebih sering mendapatkan kesempatan bermain bersama Asnawi. Pada awal musim, Jae-hyok sempat menyatakan tekad ingin mencetak gol dari assist Asnawi, sesuatu yang belum dicapainya hingga sekarang.
Hal itu disebabkan posisi Jae-hyok hampir sama dengan Asnawi. Pemuda berusia 21 tahun ini menempati sayap kanan, posisi yang beberapa kali diduduki Asnawi, selain menjadi bek sayap kanan.
“Di setiap latihan menjelang pertandingan, saya tetap bekerja sama dengan Asnawi. Jika ada sesuatu yang tidak sesuai, kami mengomunikasikannya dalam bahasa Inggris, dan berusaha untuk menyamakan visi,” ungkap Jae-hyok dikutip laman Sportal Korea.
“Kami sering berbicara tentang taktikal. Kami membicarakan bagaimana saya melakukan penetrasi. Jika saya bisa memperlihatkan performa lebih baik, saya pikir kami akan bisa bersinar bersama-sama.”
Keberadaan sang ayah yang menangani timnas Indonesia juga memberikan imbas tersendiri bagi Jae-hyok. Putra kedua Tae-yong itu mengungkapkan, ia sering mendapatkan dukungan dari fans Indonesia.
“Saya sering mendapat pesan dukungan [dari fans Indonesia]. Saya harus membalasnya, tapi tidak mudah untuk mempertahankan konsistensi. Yang pasti, saya ingin membalas dukungan tersebut,” tegas Jae-hyok.
“Target saya adalah membuktikan diri untuk bisa bermain di pertandingan sisa tanpa mengalami cedera, serta meningkatkan kemampuan dalam menyerang.”
