Pupus sudah harapan Ryuji Utomo, untuk memperkuat timnas Indonesia pada lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Ia terpaksa absen karena mengalami cedera.
Padahal, Ryuji sangat ingin memperkuat timnas Indonesia. Buktinya, ia sampai memilih rehat dari media sosial miliknya agar fokus untuk membela skuad Garuda di ajang tersebut.
Namun, keinginan Ryuji tersebut tak bisa terlaksana. Eks Persija Jakarta tersebut pun tak bisa menutupi rasa kecewanya karena gagal membela timnas Indonesia.
"Setelah bergabung latihan dalam training camp dan melakukan 2 kali pemeriksaan MRI dan juga USG, diputuskan bahwa saya belum bisa memperkuat timnas pada ajang ini. Masih terdapat tear [robekan] pada hamstring saya yang belum pulih 100 persen, yang berisiko jika dipaksakan," tulis Ryuji, dalam akun Instagram miliknya.
"Sebagai anak Indonesia tentu saya kecewa dan sedih tidak dapat memperkuat timnas di ajang ini, karena pastinya memperkuat timnas selalu menjadi mimpi saya. Tapi sebagai atlet professional saya harus menerima dan memahami keadaan ini untuk kebaikan pemulihan kondisi saya," Ryuji melanjutkan.
Kendati demikian, Ryuji memastikan tetap memberikan dukungan untuk timnas Indonesia. Ia kabarnya saat ini sudah meninggalkan pasukan Shin Tae-yong, kembali ke klubnya Penang FC, untuk memulihkan cederanya.
Persija"Terima kasih PSSI dan khususnya seluruh jajaran pelatih yang sudah memberi kesempatan dan sudah sangat mendukung dan memperhatikan kondisi saya."
"Meskipun tak dapat ikut berjuang di dalam lapangan, semangat dan doa terbaik saya selalu untuk timnas Indonesia!."
Timnas Indonesia, dijadwalkan menghadapi Vietnam. Pertandingan tersebut dilangsungkan di Stadion Al-Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, malam ini (7/6).
Sebelum menghadapi laga tersebut, timnas Indonesia membawa modal positif. Evan Dimas dan kawan-kawan mampu menahan Thailand, dengan skor 2-2.
Hasil dari pertandingan kontra Thailand, membuat timnas Indonesia mengakhiri paceklik poin di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pada lima laga sebelumnya skuad Garuda selalu menelan kekalahan.
Hanya saja, satu poin yang didapat tersebut belum mengubah posisi timnas Indonesia di klasemen Grup G. Pasukan Merah Putih, masih menjadi juru kunci.


