Hwang In-beom Ramiz ZerroukiIMAGO

Diterjemahkan oleh

Pukulan ganda bagi Feyenoord: dua gelandang hengkang dari Rotterdam

Hwang In-beom telah resmi menyelesaikan transfernya dari Feyenoord ke FC Porto, demikian dilaporkan Martijn Krabbendam atas nama Voetbal International. Gelandang tersebut akan menjalani pemeriksaan medis pada hari Senin. Selain itu, transfer Ramiz Zerrouki ke FC Twente juga telah resmi diselesaikan. 

Feyenoord telah mencapai kesepakatan dengan Porto mengenai biaya transfer sekitar lima juta euro untuk Hwang. Pelatih Porto, Francesco Farioli, sangat mendukung kedatangan gelandang tersebut, karena ia melihat Hwang sebagai gelandang yang sangat mumpuni. 

Sementara itu, Hwang sendiri sangat ingin hengkang dari Feyenoord. Pemain timnas Korea Selatan ini merasa akan tersisih di lini tengah yang sangat padat yang dimiliki pelatih Giovanni van Bronckhorst. Selain pemain baru Charles Vanhoutte, tim asal Rotterdam ini juga memiliki Oussama Targhalline, Luciano Valente, Sem Steijn, Gjivai Zechiël, Jakub Moder, dan Calvin Stengs dalam skuadnya.

Hwang telah membela Feyenoord sejak musim panas 2024. Pemain yang telah 76 kali membela tim nasional Korea Selatan ini didatangkan dari Rode Ster FC dengan biaya tujuh juta euro. Selama di Feyenoord, ia tampil sebanyak 54 kali. Ia berhasil mencetak empat gol dan memberikan delapan assist.

Di De Kuip, ia masih terikat kontrak hingga pertengahan 2028, namun ia tidak akan menyelesaikan kontraknya tersebut. Meskipun VI tidak memberikan rincian mengenai durasi kontrak, Hwang dilaporkan menandatangani kontrak di Porto hingga pertengahan 2029, dengan opsi perpanjangan satu tahun. 

Kepindahan Zerrouki juga sudah lama menjadi spekulasi, namun pada hari Senin Twente secara resmi mengumumkan transfer tersebut. Kabarnya, Feyenoord mendapatkan 2 hingga 2,5 juta euro dari pemain internasional Aljazair tersebut, yang memang ingin hengkang. Jumlah itu jauh lebih rendah daripada 7 juta euro yang dibayarkan Feyenoord untuknya pada tahun 2023. 

“Ketika saya bergabung dengan Feyenoord tiga tahun lalu, saya hanya ingin sekali berhasil,” kata Zerrouki di situs web resmi Feyenoord. “Ada juga banyak momen yang saya kenang dengan bangga dan senang, seperti malam-malam Liga Champions di De Kuip dan kemenangan di ajang piala. Namun, tidak semuanya berjalan sesuai harapan kita semua. Oleh karena itu, transfer definitif ke FC Twente terasa sebagai langkah yang tepat. Saya mengucapkan yang terbaik untuk semua pendukung dan semua orang di Feyenoord.”

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google