Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, memuji penampilan penyerang muda asal Mesir, Hamza Abdel Karim, dan menyebutnya sebagai sosok yang "rendah hati" serta memiliki "kepribadian yang luar biasa", setelah tampil gemilang dengan mencetak dua gol dalam laga imbang melawan klub Inggris, Birmingham City, seraya menegaskan bahwa pemain berusia 18 tahun itu memiliki kualitas yang dibutuhkan seorang penyerang murni.
Flick mengatakan dalam konferensi pers yang digelar usai laga yang berakhir imbang 2-2 sebelum Blaugrana kalah lewat adu penalti: "Hamza sangat rendah hati dan memiliki kepribadian yang luar biasa. Ia selalu berupaya menampilkan yang terbaik dari dirinya dan memiliki potensi yang besar."
Inilah yang saya tuntut dari seorang penyerang murni
Pelatih asal Jerman itu menambahkan: "Sebagai penyerang, ia harus hadir dalam situasi-situasi tersebut di dalam kotak penalti, dan hari ini ia hadir. Inilah yang saya tuntut dari seorang penyerang murni," sebagai isyarat jelas atas kepuasannya yang penuh terhadap penampilan pemain Mesir yang mencetak dua gol Barcelona dalam laga tersebut.
Pernyataan Flick ini datang untuk memperkuat posisi Hamza dalam persaingan memperebutkan posisi penyerang murni, terlebih di tengah upaya klub Catalan itu untuk mendatangkan penyerang baru selama bursa transfer musim panas ini.
Flick menghindari pembicaraan soal transfer baru
Ketika ditanya soal kemungkinan bergabungnya penyerang lain ke tim, Flick menghindari pembicaraan tentang pemain yang saat ini tidak berada di skuad, seraya berkata: "Kami hanya fokus pada apa yang kami miliki, pada para pemain yang ada saat ini, dan tidak ada yang lain. Saya tidak sedang bermimpi."
Pelatih Jerman itu menegaskan bahwa perkembangan tim akan bergantung pada kerja keras sehari-hari, sambil menambahkan: "Kami memiliki target besar untuk musim ini, tetapi semuanya bergantung pada bagaimana kami bekerja setiap hari. Hal terpenting adalah usaha para pemain, mentalitas mereka, dan dinamika tim. Timlah yang paling penting pada akhirnya."
Kepuasan atas penampilan para pemain muda
Flick mengakui bahwa tim mengalami kesulitan pada beberapa fase pertandingan, terutama di babak pertama, sambil menjelaskan: "Kami kehilangan penguasaan bola dan melakukan beberapa kesalahan, tetapi saya senang. Perasaan umumnya baik, dan seluruh staf pelatih puas dengan penampilan para pemain muda."
Ia secara khusus memuji respons para pemain tim cadangan dan pemain muda menghadapi lawan yang berlevel lebih tinggi, sambil berkata: "Yang terpenting mereka menunjukkan kualitas mereka, dan saya sungguh menghargai itu. Merupakan kesenangan bagi saya untuk bekerja bersama mereka dan mengikuti reaksi mereka dalam laga-laga seperti ini, dengan semangat juang seperti ini."
Pujian untuk Adeyemi dan penghargaan untuk Rashford
Flick juga berbicara tentang rekrutan baru musim panas, Karim Adeyemi, yang menjalani menit-menit pertamanya sebagai pemain Barcelona, dengan berkata: "Ia memiliki potensi besar untuk ditunjukkan. Ada aspek-aspek yang masih perlu ia perbaiki, tetapi ia belum berlatih bersama kami dalam waktu yang lama, dan ia memiliki kualitas tinggi. Menyenangkan melihatnya di lapangan, dan saya yakin ia akan memberi banyak kontribusi."
Terakhir, ia menyinggung kepergian Marcus Rashford yang dipinjam dari Manchester United dan bergabungnya Anthony Gordon, seraya menyatakan penghargaan besarnya atas kerja sama dengan Rashford: "Situasinya tidaklah mudah, dan terkadang transfer pinjaman tidak berubah menjadi transfer permanen. Kami akan merindukannya, tetapi kami harus menerima hal itu. Gordon telah datang, dan ia sangat antusias untuk bermain bersama Barcelona serta tampil dengan sangat baik."
Terkait Ferran Torres, ia berkata: "Saya berbicara dengannya selama Piala Dunia, tetapi kini ia sedang berlibur; ia adalah pemain penting bagi kami," sebagai isyarat atas pentingnya sayap asal Spanyol itu dalam rencananya untuk musim mendatang.
