PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak mengambulkan keinginan sejumlah Liga 1 untuk mendapat subsidi Rp1 miliar. Operator kompetisi tersebut tetap memberikan dana Rp800 juta.
Sebetulnya, nominal tersebut sudah mengalami kenaikan dibanding sebelum Liga 1 dihentikan pada pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona. Ketika itu, setiap klub mendapatkan Rp520 juta yang dibayarkan per termin.
Namun, jumlah tersebut dirasa masih kurang karena klub sedang mengalami krisis keuangan. Terlebih seluruh pertandingan lanjutan Liga 1, akan dilangsungkan tanpa penonton sehingga tak ada pemasukan tambahan untuk klub.
"Masih tetap sesuai dengan kesepakatan rapat-rapat terdahulu ya. Jadi tetap sama dan tidak ada perubahan atau tambahan untuk subsidi," kata direktur operasional PT LIB, Sudjarno saat dihubungi oleh awak media.
Sudjarno menyampaikan keluhan klub tentang dana subsidi tersebut bakal dibahas pihaknya. Ia pun ingin kontestan Liga 1 juga mengerti dengan situasi yang sekarang dialami PT LIB.
"Jadi kami rapat dulu dengan direksi dan komisaris dari hasil rapat ini. Karena banyak hal yang akan kami diskusikan salah satunya soal subsidi itu," ucap mantan Kapolda Lampung tersebut.
Persebaya OfficialDijadwalkan Liga 1 kembali diputar pada 1 Oktober 2020 sampai 28 Februari 2021. Kepastian tersebut didapatkan usai PT LIB menerbitkan surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020, yang dikirimkan kepada seluruh klub beberapa waku lalu.
Semua pertandingan dilangsungkan di Pulau Jawa. Protokol kesehatan ketat juga dilakukan untuk mencegah ada yang terpapar virus corona, karena penyebarannya masih luas di Tanah Air.
Sementara buat klub yang berasal bukan dari Pulau Jawa bakal bermain di Yogyakarta dan sekitarnya. PT LIB telah menunjuk dua lokasi untuk menggelar pertandingan yakni Stadion Sultan Agung, Bantul, serta Stadion Maguwoharjo, Sleman.
PT LIB telah datang untuk mengecek kesiapan kedua stadion tersebut. Operator kompetisi itu juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah itu.
Sejauh ini baru TIRA Persikabo yang melakukan persiapan jelang kembali bergulirnya Liga 1. Abduh Lestaluhu dan kawan-kawan sudah berlatih sejak awal Juli lalu di Bogor.
