PT Liga Indonesia Baru (LIB) optimistis Liga 1 2018 berakhir sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Meski, saat ini ada beberapa klub yang belum memainkan laga tunda.
COO PT LIB, Tigorshalom Boboy, menuturkan pihaknya sudah mempunyai cara agar kompetisi kasta teratas Tanah Air bisa berakhir sesuai waktu yang ditetapkan yakni awal Desember. Salah satunya, pemadatan jadwal pertandingan.
Sejauh ini, Persija menjadi klub yang paling banyak menabung pertandingan. Tercatat, Macan Kemayoran menyisakan dua laga tunda kontra Persib Bandung, dan Perseru Serui.
Awalnya dua pertandingan tersebut digelar pada 6 dan 28 April. Namun, terpaksa diubah karena alasan yang berbeda-beda menjadi 30 Juni serta 3 Juli 2018.
"Pasti tetap sesuai jadwal. Kemarin ada beberapa tim yang minta seperti Persija. Mereka minta digeser karena kesulitan stadion. Kami bilang, kalian masih punya dua pertandingan utang, tidak mungkin kalian utang yang ketiga. Dan kami di putaran pertama selesai semua klub sudah harus 17 kali main. Makanya tadi pekan 17 dan 18 akan ada pemadatan pertandingan," kata Tigor.
"Dari awal ada target dari kami ada perubahan jadwal boleh dilakukan apabila ada permasalahan. Seperti kemarin karena izin keamanan dan stadion yang tidak memungkinkan. Kami berharap di putaran kedua tidak ada seperti itu. Kami tidak mau ada pemikiran siapapun menilai LIB membantu salah satu klub. Kami berusaha mencari aspek fairplay," tambahnya.


