Indonesia sedang berduka setelah terjadi ledakan bom di Sidoarjo dan Surabaya, dalam dua hari ini. Akan tetapi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator menegaskan tidak bakal menginstruksikan klub menggelar acara seremonial sebelum pertandingan dimulai.
Padahal, biasanya setiap ada kejadian memilukan para pemain klub menggunkan pita hitam dan mengheningkn cipta sebagai rasa berkabung. Sebut saja Barcelona yang menggelar aksi itu ketika terjadi tindakan terorisme di Spanyol beberapa waktu lalu.
"Kita memang tidak secara resmi meminta untuk melakukan sesuatu, tetapi secara unofficial kita meminta kepada seluruh klub maupun kami sendiri sebagai operator untuk prihatin dengan kejadian ini," ucap CEO PT LIB Risha Adi Wijaya.
Kendati tak ada instruksi khusus dari PT LIB, para pemain Arema FC dan PSM Makassar, menggunakan pita hitam dan mengheningkan cipta saat laga pekan delapan Liga 1 lalu. Ini sebagai bentuk empati mereka terhadap korban ledakan bom.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah nyawa melayang dan puluhan orang mengalami luka-luka. Kondisi keamanan di Tanah Air pun ditetapkan status siaga satu karena adanya aksi terorisme tersebut.
Bahkan, PT LIB memutuskan menunda hingga waktu yang belum diputuskan pertandingan Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung. Dijadwalkan kedua klub bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/5).
