PT Liga Indonesia Baru (LIB), mengerti keputusan yang sudah diambil Persipura Jayapura. Walau operator kompetisi tersebut menyesalkan dengan hal tersebut.
Persipura mengumumkan pembubaran tim, pada kemarin (6/1). Krisis finansial yang dialami klub besutan Jacksen F Tiago tersebut yang menjadi penyebabnya.
Bank Papua, yang merupakan satu di antara sponsor Persipura tidak mampu memenuhi kontrak senilai Rp5 miliar. Akibatnya, Mutiara Hitam tak dapat membayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial sehingga memilih membubarkan tim.
"Saya secara pribadi sangat menyayangkannya. Tapi saya bisa dipahami karena kondisi liga yang belum diizinkan jalan oleh pihak kepolisian," ucap direktur utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita, saat dihubungi awak media.
Bubarnya Persipura tentu mengejutkan. Mengingat, kesebelasan asal Papua tersebut adalah wakil Indonesia pada Piala AFC tahun ini bersama dengan Bali United.
Oleh karena itu, Akhmad menuturkan tidak menutup peluang pihaknya membantu Persipura. Beberapa hari ke depan ia bakal berbicara klub tersebut.
"Dalam waktu dekat saya akan komunikasi lebih dahulu dengan pihak Persipura," ucap pria yang sempat menjabat sebagai direktur utama PT LAPI Divusi tersebut.
Abi Yazid / GoalPersipura bukan klub pertama dari Liga 1 yang memutuskan bubar. Sebelumnya, Madura United sudah mengambil langkah serupa karena tidak ada kepastian bergulirnya kompetisi.
PT LIB dan PSSI berencana memutar Liga 1, pada Februari 2021. Namun, rencana yang sudah disusun tersebut belum tentu dapat direalisasikan oleh mereka.
Hingga sekarang Kepolisian Republik Indonesia (Polri), masih belum memberikan izin. Tanpa adanya hal tersebut Liga 1 tidak dapat dilangsungkan.
Liga 1 sempat berjalan selama tiga pekan. Hanya saja PSSI memutuskan untuk menghentikannya pada pertengahan Maret tahun lalu, akibat pandemi virus corona melanda Tanah Air.
Penampilan impresif diperlihatkan Persipura sebelum Liga 1 dihentikan. Boaz Solossa dan kolega mampu meraih dua kemenangan atas PSIS Semarang (2-0), dan Persebaya Surabaya (4-3), serta dikalahkan Borneo FC dua gol tanpa balas.
Alhasil, untuk sementara Persipura harus puas menduduki peringkat empat klasemen. Kesebelasan yang identik dengan warna merah dan hitam tersebut tertinggal tiga poin dari Persib Bandung yang berada di pucuk mengoleksi sembilan angka.
