Bhayangkara Solo FCBhayangkara SFC

PT LIB Jawab Kepindahan Bhayangkara FC Ke Solo

PT Liga Indonesia Baru (LIB), memberikan respons atas kepindahan Bhayangkara FC. Operator kompetisi tersebut menyatakan tidak masalah The Guardian bermarkas di Solo, Jawa Tengah.

Bhayangkara FC memilih Stadion Manahan, Solo sebagai kandang barunya. Sebelumnya, pasukan Paul Munster tersebut menjamu lawan-lawannya di Stadion PTIK, Jakarta Selatan.

Tak hanya berpindah kandang, Bhayangkara FC juga mengubah namanya menjadi Bhayangkara Solo FC. Keputusan tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap masyarakat Solo.

Peresmian Bhayangkara FC pindah kandang dilakukan pada 27 November 2020. Acara tersebut berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Mereka sudah laporan ke kami juga. Beberapa hari lalu sudah mengirim surat ke PT LIB bahwa Bhayangkara FC mau pindahkan markasnya ke Solo," kata direktur utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita.

"Alasannya ada beberapa pertimbangan, kalau berjalan liga juga berada [Solo] di titik tengah. Jadi posisinya sentral," Akhmad menambahkan.

Rencananya Liga 1 bergulir kembali pada Februari tahun depan. Namun, sampai sekarang PT LIB dan PSSI masih belum memberi kepastian tanggal dimulainya kompetisi sepakbola kasta teratas nasional tersebut.

Bhayangkara Solo FCBhayangkara SFC

PT LIB dan PSSI masih menunggu restu dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tanpa adanya izin dari mereka Liga 1, tidak bisa dilangsungkan sesuai dengan rencana.

"Prinsipnya sekarang dalam kondisi extraordinary tidak jadi pertimbangan utama, boleh juga di tengah jalan kalau mau pindah tapi pertimbangannya harus masuk akal," ujarnya.

"Saya kira Bhayangkara sendiri alasannya cukup masuk akal. Jadi saya kira tidak ada masalah untuk Bhayangkara [pindah ke Solo]," ia melanjutkan.

Sebelum Liga 1 dihentikan karena pandemi virus corona pada pertengahan Maret lalu, performa Bhayangkara FC kurang impresif. Dari tiga laga yang dimainkan, The Guardian belum mampu meraih kemenangan.

Seluruh pertandingan yang dilaksanakan Bhayangkara FC selalu berakhir imbang. Indra Kahfi dan kawan-kawan ditahan Persiraja Banda Aceh, Persik Kediri, dan Persija Jakarta.

Raihan tersebut membuat Bhayangkara FC menduduki peringkat 11 klasemen. Klub kesayangan Bharamania itu mengumpulkan tiga poin atau terpaut enam angka dari Persib Bandung yang berada di pucuk.

Iklan
0