PT LIB Janji Bakal Terbuka Soal Hasil 'Swab Test'

Komentar()
Stefano Lilipaly - Bali Unite
Bali United
PT LIB memberi fasilitas kepada klub Liga 1 dan Liga 2 untuk melakukan tes Covid-19.

Liga 1 dan Liga 2 akan dilaksanakan pada Oktober mendatang. Dari rencana yang sudah dipaparkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, Liga 1 akan kick-off 1 Oktober, sementara Liga 2, 17 Oktober.

Tentunya, dua kompetisi profesional Indonesia itu akan dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat, karena dihelat di tengah wabah virus corona. Ada pun, seluruh pihak harus melakukan tes Covid-19, supaya aman.

LIB akan memberi fasilitas kepada klub untuk melakukan tes Covid-19, berupa swab test. Selain itu, LIB juga bakal transparan jika memang ditemukan kasus positif, hal ini demi kenyamanan dan keamanan semua pihak.

"Ya hasil dari swab itu pasti akan kami buka, termasuk Liga 2 kan yang juga akan kami lakukan swab yang sama dengan Liga 1," ujar Sudjarno yang menjabat sebagai direktur operasional LIB, kepada awak media.

Goal 50 Dirilis: 50 pemain terbaik di dunia

Sudjarno

Lokakarya soal bagaimana protokol kesehatan bakal dijalankan pun bakal diberikan kepada perwakilan Liga 1 dan Liga 2. Di acara yang belum tahu kapan bakal digelar tersebut, semua akan dijelaskan.

"Nanti begini, dari sana kan dari hasil medical workshop itu banyak hal terkait dengan penanggung jawab swab-nya itu. Nah penanggung jawab swab itu yang nanti mungkin bisa menyampaikan (hasil tes)," jabarnya.

Lebih lanjut, tidak menutup kemungkinan identitas yang terkena Covid-19 tidak dibeberkan. "Kalau nama pemain biasanya tidak. Karena itu etika saja. Paling misalnya jumlah pemain dan satu klub ini ini," urai Sudjarno.

Bagaimana pun, LIB sangat berharap kelancaran dan keamanan pada kompetisi nanti, sehingga musim 2020 bisa dijalankan sampai tuntas. Mereka berharap tidak ada satu pun kasus Covid-19, sehingga Liga 1 berjalan aman.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Ya mudah-mudahan sih tidak ada yang terkena nantinya. Kalau pun ada yang positif, kami sudah menyiapkan ruang isolasi buat pemain itu. Kalau keinginan kami ingin [kompetisi] jalan terus," tutur Akhmad Hadian Lukita, direktur utama LIB.

Liga 1 bakal digelar secara terpusat di Pulau Jawa, hal ini dilakukan demi meminimalisir risiko penyebaran corona dari perjalanan. Sementara untuk Liga 2, format berubah dan dimainkan secara home tournament pada fase awal.

Akhmad Hadian Lukita

Tutup