Akhmad Hadian LukitaPT LIB

PT LIB Diperintahkan PSSI Tambah Subsidi Klub Liga 1 & Liga 2

PT Liga Indonesia Baru (LIB), bakal menambah uang subsidi untuk klub Liga 1. Hal tersebut dilakukan untuk meringankan beban kontestan setelah lanjutan kompetisi sepakbola kasta teratas Tanah Air ditunda.

Awalnya, lanjutan Liga 1 bakal dilangsungkan pada 1 Oktober 2020. Akan tetapi, PSSI memutuskan menundanya karena tidak terbitnya izin keramaian dari Kepolisian Republik Indonesia.

Beberapa hari lalu, PSSI bersama PT LIB dan perwakilan klub menggelar rapat. Hasilnya, semua kontestan menyepakati lanjutan Liga 1 dilangsungkan 1 November mendatang.

Hanya saja kesepakatan tersebut belum tentu dapat terealisasi. Kepolisian Republik Indonesia, bersikukuh tak menerbitkan izin keramaian karena belum berakhirnya pandemi virus corona dan bakal diadakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

"Sekarang PSSI sedang meminta PT LIB untuk merumuskan bagaimana kontribusi untuk masalah penambahan subsidi tersebut dengan berbagai skenario kapan liga akan dimulai," kata direktur utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita. 

"Sekarang kami ingin mencari opsi terbaik untuk masalah tambahan subsidi ini. Arahan dari PSSI, jika lanjut bulan November, tim Liga 1 akan mendapatkan tambahan subsidi Rp800 juta pada bulan Maret 2021," Akhmad menambahkan.

Akhmad Hadian LukitaPT LIB

Bila izin benar tidak diberikan oleh Kepolisian Republik Indonesia untuk melaksanakan lanjutan Liga 1 pada 1 November 2020, PSSI telah menyiapkan opsi lain. Kompetisi bakal dilangsungkan, Desember atau Januari tahun depan dengan mengubah format menjadi dua wilayah seperti beberapa tahun yang lalu.

"Tapi kalau lanjut Desember atau Januari [2021], kami sedang rumuskan yang tepat seperti apa [penambahan uang subsidi]," ujar mantan direktur PT Lapi Divusi tersebut.

Sebetulnya, PT LIB sudah menaikkan nominal subsidi klub Liga 1. Pada awal musim ini operator kompetisi tersebut mengasih uang Rp520 juta per termin untuk masing-masing kesebelasan.

Namun, setelah kompetisi dihentikan pada pertengahan Maret lalu, akibat pandemi virus corona PT LIB mengubah nominal subsidi. Setiap klub mendapatkan dana Rp800 juta per termin yang sudah mulai dibayar bulan lalu.

Bukan cuma klub Liga 1 saja yang bakal mendapat penambahan subsidi. Akhmad, menyebut seluruh klub Liga 2 juga bakal menerima hal serupa, karena ikut terdampak penundaan kompetisi.

"Tambahan uang subsidi Rp25 juta untuk Liga 2 jika kompetisi berjalan bulan November. Kalau di Desember kami dari dari LIB akan membuat formulasinya kembali," ucap sosok berusia 55 tahun tersebut.

Iklan
0