PT Liga Indonesia Baru (LIB) berusaha jadwal Liga 1 tidak mengganggu agenda timnas Indonesia. Operator kompetisi tersebut sedang mencari solusi terbaik agar klub tidak keberatan melepas pemainnya memperkuat skuad Merah Putih.
Kompetisi di Tanah Air, dipastikan berlanjut setelah PSSI menggelar rapat komite ekekutif (Exco), beberapa waktu lalu. Dijadwalkan Liga 1 mulai diputar pada September atau Oktober mendatang.
Namun, timnas Indonesia juga memiliki agenda padat pada Oktober. Pasukan Garuda bakal menjalani sisa laga kualifikasi Grup G Piala Dunia 2022 zona Asia, melawan Thailand (8 Oktober), dan Uni Emirat Arab (13 Oktober).
Bukan itu saja, skuad racikan Shin Tae-yong akan terjun di Piala AFF. Ajang sepakbola paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 November sampai 31 Desember 2020.
"Kompetisi berjalan, timnas Indonesia juga berjalan. Jadi, Liga 1 berlangsung, pemusatan latihan timnas Indonesia juga berlangsung, itu paralel," kata direktur operasional PT LIB Sudjarno.
"Oleh karena itu regulasinya sekarang sedang kami susun juga bersama-sama. PSSI dan PT LIB menyusun itu semua terkait dengan regulasinya," Sudjarno menambahkan.
IstimewaSudjarno menyatakan satu di antara alasan wacana penghapusan degradasi supaya klub ikhlas melepas pemain yang dipanggil ke timnas Indonesia. Ia mengatakan pihaknya menunggu keputusan dari PSSI terkait hal tersebut.
"Regulasinya disusun sedemikian rupa. Oleh karena itu opsi tanpa degradasi. Satu menyemangati timnas bahwa masih bisa bermain," ucapnya.
Selama ini, jadwal kompetisi sering kali bentrok dengan agenda timnas Indonesia. Akibatnya, ada klub yang keberatan pemainnya untuk membela negara.
Pembatasan jumlah pemain yang dipanggil timnas Indonesia sempat dilakukan saat kompetisi non resmi Indonesia Soccer Championship (ISC) A pada empat tahun lalu. Ketika itu, timnas Indonesia yang bertanding di Piala AFF, hanya diperbolehkan memakai dua pemain saja dari setiap klub.
Timas Indonesia yang dilatih Alfred Riedl berhasil melaju ke partai final Piala AFF. Sayang, Boaz Salossa dan kawan-kawan gagal meraih juara karena kalah dari Thailand dengan aggregat 3-2.
