PSV berencana menaikkan nilai kontrak Mauro Júnior yang masih berlaku, demikian dilaporkan Eindhovens Dagblad pada hari Jumat. Juara asal Eindhoven ini berharap dengan cara ini dapat menghindari klausul pelepasan untuk bek kiri yang juga berposisi sebagai gelandang tersebut.
Voetbal International baru-baru ini melaporkan bahwa klausul dalam kontrak pemain PSV tersebut bernilai delapan belas juta euro. Namun, menurut pengamat klub Rik Elfrink dari ED, jumlah tersebut jauh lebih rendah.
FC Porto asuhan Francesco Farioli mengikuti perkembangan seputar Mauro Júnior dengan penuh minat. Namun, minat konkret dari Portugal belum ada. PSV juga belum menerima tawaran awal untuk bek asal Brasil tersebut.
Mauro Júnior masih terikat kontrak dengan PSV selama tiga musim lagi, hingga pertengahan 2029. Meskipun demikian, manajemen klub ingin melakukan negosiasi untuk mencegah dia hengkang lebih awal dari Eindhoven dengan memanfaatkan klausul transfer tersebut. ''PSV ingin menghapus klausul tersebut dan memperbarui kontrak Mauro, di mana untuk masa depan harus disepakati nilai transfer baru yang lebih tinggi.''
ED menyarankan PSV agar bijak memberikan tawaran yang menggiurkan kepada bek kiri tersebut, guna mengungguli klub seperti FC Porto. Kabarnya, klub papan atas Portugal itu siap menawarkan 15 juta euro dan gaji yang besar, sehingga kemungkinan besar PSV pada akhirnya harus melepas pemain Brasil tersebut.
Mauro Júnior (27) telah mencatatkan tepat 200 pertandingan dengan seragam PSV. Dalam rentang tersebut, ia mencetak sembilan gol dan 31 assist. Musim lalu, pemain serba bisa ini berperan besar dalam meraih gelar juara liga ketiga berturut-turut.
Sevilla sebelumnya juga tertarik pada pemain kidal asal Amerika Selatan ini. Namun, ia akhirnya memutuskan pada April 2025 untuk memperpanjang kontraknya bersama PSV selama beberapa tahun.

