PSV Eindhoven memberhentikan Mark van Bommel dari posisi pelatih menyusul kekalahan 3-1 melawan Feyenoord Rotterdam akhir pekan kemarin.
Hasil negatif pada laga Minggu (15/12) tersebut membuat PSV semakin tercecer dalam persaingan juara Eredivisie Belanda. PSV tertambat di peringkat keempat dengan jarak sepuluh poin dari puncak klasemen.
Tak hanya itu, De Boeren juga gagal melaju ke fase gugur Liga Europa setelah memungkas babak grup di urutan ketiga. Pencapaian buruk itu memaksa klub mengambil keputusan tegas meski Van Bommel mengantar tim finis sebagai runner-up Eredivisie pada kampanye debutnya musim lalu.
"Penurunan ini terlalu besar dan tidak bisa diterima di PSV," kata general manager Toon Gerbrands di situs resmi Tim Merah-Putih.
"Kompetisi adalah tolok ukur, tetapi proses di sekitarnya juga menentukan. Kami memonitor ini secara intensif."
"PSV adalah klub di mana kami berusaha saling membantu dan mendukung satu sama lain. Demikian situasinya dalam beberapa bulan terakhir."
"Kepentingan klub selalu paling utama. Evaluasi akhirnya berujung pada keputusan menyakitkan ini. Kami semua telah melakukan segalanya untuk membalikkan keadaan. Sayang, kami tidak berhasil."


