PSSI Tetapkan Kepastian Liga 1 Pekan Depan

Kantor PSSI
Muhammad Ridwan
Pekan ini perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2 juga berkoordinasi dengan PT LIB untuk membahas kelanjutan kompetisi.

Liga 1 dan Liga 2 belum jelas kapan bisa dimulai, karena pihak kepolisian belum memberikan izin kegiatan di tengah pandemi virus corona. Hal ini sudah terjadi sejak rencana mulainya kembali kompetisi, Oktober lalu.

Para pelaku sepakbola tentu merasa digantung di tengah ketidakpastian, karena informasi bahwa Liga 1 dan Liga 2 kembali digulirkan Februari pun tidak jelas. Hal itu tak lain karena memang izin kepolisian belum didapatkan.

Hari (15/1) ini, pemilik klub Liga 1 dan Liga 2 akan melakukan rapat virtual dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) membahas nasib kompetisi musim 2020 yang sudah vakum sejak Maret tahun lalu. Harapannya, ada keputusan yang lahir dari kesepakatan.

Hasil dari rapat tersebut kemudian akan dibahas oleh PSSI sebagai induk federasi sepakbola Indonesia. Pelaksana tugas sekretaris jenderal PSSI, Yunus Nusi, memastikan bahwa pekan depan nasib kompetisi akan ditetapkan.

Komite Eksekutif (Exco) PSSI sudah bersiap mengambil keputusan, dan para anggota sudah mendapatkan undangan. "Rapat Exco tanggal 20 Januari 2021. Sesuai aturan undangan rapat harus tujuh hari sebelumnya disampaikan ke Exco," ucap Yunus.

Yunus Nusi - PSSI

Anggota Exco sendiri terdiri dari Yoyok Sukawi, Dirk Soplanit, Endri Erawan, Haruna Soemitro, Hasnuryadi Sulaiman, Juni Rahman, Pieter Tanuri, Sonhadji, Ahmad Riyadh, Hasani Abdul Gani, Yunus Nusi, dan Vivin Cahyani. Mereka sudah mendapatkan undangan sejak 13 Januari.

Sejauh ini, klub sudah mulai jengah bahkan kesusahan mengatasi situasi yang tidak jelas ini. Beberapa telah membubarkan tim dan mengizinkan pemain mereka mencari klub baru. Maka dari itu, ada kemungkinan bahwa kompetisi 2020 ditiadakan, alias tidak dilanjutkan.

PSSI sendiri tidak tinggal diam karena mereka memastikan bahwa koordinasi dengan pihak kepolisian terus terjadi. Namun, tidak ada surat resmi yang berbalas, sehingga situasi ini tidak bisa membuat klub yakin bahwa kompetisi bisa dilanjutkan.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Terkait kompetisi, PSSI bersama PT LIB terus mengusahakan agar kompetisi bisa berjalan lagi secepatnya. Koordinasi dan silaturahmi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan," ucap ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan.

"Surat resmi kepada pihak kepolisian telah dilayangkan sebanyak tiga kali. Kini semua berpulang kepada pihak kepolisian. Apa pun keputusan kepolisian, PSSI tunduk dan patuh," tambah pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

Mochamad Iriawan

Tutup