Ada lima klub Liga 2 2020, belum membayarkan gaji para pemainnya dari musim lalu. Mereka adalah PSPS Riau, Kalteng Putra, Mitra Kukar, Perserang Serang, dan PSMS Medan.
Padahal, kompetisi kasta kedua tanah air tersebut mulai digelar, 14 Maret 2020. Persiba Balikpapan kontra Kalteng Putra, menjadi duel pembuka Liga 2 2020, di Stadion Batakan.
Menanggapi hal tersebut ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, menginstruksikan para klub itu segera melunasi utangnya. Ia tak ingin masalah itu jadi berlanjut kepanjangan.
"Kami mengimbau dan mengapresiasi kepada lima klub ini untuk dapat juga melakukan upaya penyelesaian kewajiban kepada pemain. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen dan dukungan dari klub demi mewujudkan aspek keolahragaan pada umumnya serta industri sepakbola khusunya kearah yang lebih profesional," kata Iriawan dikutip laman PSSI.
"PSSI ingin agar Liga 2 2020 berjalan lancar, aman, damai dan semua pihak mendukung jalannya kompetisi ini. PSSI juga meminta untuk klub-klub menjaga stabilitas finansial. Dan kami berharap ke depannya tidak lagi menghadapi masalah finansial yang dapat mengganggu jalannya kompetisi," Iriawan menambahkan.
Adapun Kalteng Putra menjadi klub yang paling banyak menunggak gaji pemainnya sebesar Rp1,945,032,667. Disusul Mitra Kukar Rp911.225.000, PSPS Rp781.500.000, PSMS Rp240.000.000, dan terakhir Perserang Rp77.375.000.
