Pengurus PSSI Periode ‎2019-2023Alvino Hanafi / Goal

PSSI Percepat Gelar KLB, Eks Komite Etik FIFA Kasih Pandangan Serius

PSSI telah memutuskan mempercepat Kongres Luar Biasa (KLB) digelar. Mantan anggota komite etik FIFA Dali Tahir memberikan pandangan atas keputusan yang diambil federasi sepakbola Tanah Air tersebut.

Keputusan mempercepat KLB, didapatkan setelah PSSI menggelar Exco Emergencey Meeting. Agenda tersebut dilangsungkan pada Jumat (28/10) malam WIB.

PSSI bakal terlebih dahulu melakukan verifikasi sebelum digelarnya KLB. Paling lambat agenda pemilihan pengurus baru tersebut dilaksanakan tiga bulan usai verifikasi tuntas.

Satu di antara alasan PSSI mempercepat KLB untuk menjaga keharmonisan anggotanya. Mengingat Persis Solo dan Persebaya Surabaya sudah mengirimkan surat untuk meminta dihelatnya agenda tersebut.

Persis dan Persebaya mendesak KLB segera digelar. Kedua klub tersebut merasa kepengurusan yang sekarang sudah gagal menjalankan tugasnya usai terjadinya tragedi Kanjuruhan.

Tragedi Kanjuruhan menewaskan 135 orang dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Insiden nahas tersebut terjadi selepas pertandingan Arema FC kontra Persebaya, pada 1 Oktober 2022.

"Model desakan seperti ini bukan yang pertama kali. Ali Sadikin, dikudeta. Lalu, Nurdin Halid didemo, tidak tanggung-tanggung 11 bulan, 2010-2011. Demo yang jelas-jelas dikoordinir," kata Dali.

Bahkan Dali menyatakan zaman Nurdin Halid, sampai ada PSSI tandingan. Hal ini buntut karena ketua umum PSSI saat itu untuk tidak mantap menggelar KLB.

Sayang, Dali menyebut jika KLB PSSI di era Nurdin Halid pun nyatanya tak mengubah federasi sepakbola Indonesia menjadi lebih baik. Masih banyak kekurangan yang ada.

"Sedihnya, PSSI tidak juga bisa bangkit. Saya tidak ingin menuding saat ini sama dengan 2010-2011. Tapi, sebagai orang tua yang selama 40 tahun berkecimpung di sepakbola dalam negeri dan luar negeri, hanya mengingatkan PSSI pernah mengalami hal seperti itu," ucapnya.

"Jika memakai pepatah lama 'keledai saja tak jatuh di lubang yang sama sampai dua kali'. Artinya, sebodoh-bodohnya orang, dia tak akan mengulang kesalahan sebelumnya," dia menambahkan.

Iklan
0