Pertandingan Bali United kontra Persik Kediri pada pekan terakhir Liga 1 2021/22, dipastikan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Kepastian tersebut disampaikan ketua umum PSSI Mochamad Iriawan.
Iriawan menyatakan Stadion Kapten I Wayan Dipta yang notabene markas Bali United adalah satu-satunya tempat yang paling memadai untuk melakukan acara seremonial. Laga Serdadu Tridatu kontra Persik digelar Kamis (31/3).
Dihelatnya duel Bali United melawan Persik di Stadion Kapten I Wayan Dipta, membuat ada regulasi yang dilanggar. Sejak awal PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sudah menetapkan tidak ada klub yang bermain di kandangnya karena Liga 1 digelar secara terpusat.
Selama seri keempat dan kelima dilaksanakan di Pulau Dewata, Bali United tidak pernah bermain di markasnya. Pasukan Stefano Cugurra tersebut berlaga di Stadion Kompyang Sujana dan Stadion I Gusti Ngurah Rai.
"Jadi begini, saya dilaporkan oleh dirut PT LIB [Akhmad Hadian Lukita], hasil yang dikeluarkan oleh Polda Bali itu mungkin [Bali United] main di I Wayan Dipta," kata Iriawan kepada wartawan.
"Kenapa? Mungkin salah satunya kan banyak undangan nanti. Kan kalau di stadion lainnya tidak representatif, belum lagi memberikan hadiah dan sebagainya. Oleh sebab itu Polda Bali berpikir ke sana," Iriawan menambahkan.
Selain itu, Iriawan menjamin tidak ada penonton yang hadir di laga Bali United versus Persik. Meski sebelumnya Gubernur Bali I Wayan Koster mengizinkannya.
"Tapi yang jelas dengan tidak dengan penonton, tapi kalau undangan yang ditambahkan kemungkinan iya. Itupun tetap kapasitasnya tidak banyak," ucapnya.
"Udangan itu siapa? Mungkin perwakilan persik, pejabat tertentu, atau perwakilan suporter dan lain sebagainya," sosok yang karib disapa Iwan Bule tersebut melanjutkan.




