PSSI meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB), melangsungkan pertandingan pekan terakhir Liga 1 2018 secara bersamaan. Langkah ini diambil agar tidak terjadi pengaturan skor.
Kompetisi kasta teratas Tanah Air tinggal menyisakan dua pertandingan lagi. PSM Makassar dan Persija Jakarta menjadi kandidat terkuat untuk merengkuh gelar juara musim.
PSM untuk sementara menduduki puncak klasemen dengan raihan 57 poin. Sedangkan Macan Kemayoran menguntit tepat di bawahnya hanya tertinggal satu angka saja.
Bukan hanya perebutan gelar saja, jarak poin antara kontestan yang menempati zona degradasi juga berdekatan. PSMS Medan, PS TIRA, Sriwijaya FC, Perseru Serui, dan Mitra Kukar, masih berjuang agar tidak turun kasta.
"Ya pekan terakhir saja akan digelar bersama, mana yang kira-kira tak sama harus disamakan. Kalau tidak digelar samaan dan ada pengaturan skor, nanti kami dihajar lagi," kata anggota komite eksekutif (Exco) PSSI Gusti Randa.
Lebih lanjut, Gusti menyampaikan pihaknya akan memantau secara langsung pertandingan pekan 34 tersebut. Hal itu dilakukan untuk menghindari praktik kotor di Liga 1 2018.
"Nanti kami akan kawal pertandingan itu. Agar permainan, pengaturan skor, yang degradasi tiba-tiba aman, lalu ada penjualan pertandingan tidak terjadi. Apalagi Persija dan PSM berbeda pertandingannya, ini harus sama," ujarnya.
Sesuai jadwal yang ada, pekan terakhir Liga 1 memang tidak dilangsungkan secara serentak. Pertandingan tersebut digelar selama tiga hari mulai 7 sampai dengan 9 Desember 2018.

