OLEH MUHAMMAD RIDWAN
PSSI kemungkinan harus merogoh kocek sendiri untuk menggelar tes event Asian Games 2018 secara mandiri. Ini karena panitia penyelenggara ajang tersebut (INASGOC) tidak menganggarkan dana buat agenda itu.
Deputi I Games Operating INASGOC Harry Warganegara, menyatakan bila PSSI melangsungkan tes event sesuai dengan jadwal yang ditetapkan yakni pertengahan Februari mendatang, pihaknya bakal memberikan dana. Akan tetapi, induk sepakbola nasional tersebut memilih menggelar agenda itu di luar dari jadwal yang ada.
Alasan PSSI, tak melangsungkan tes event sesuai agenda INASGOC karena menunggu selesainya proses renovasi stadion yang dipakai buat penyelenggaraan Asian Games. Tempat tersebut adalah Stadion Wibawa Mukti, Stadion Pakansari, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, dan Stadion Patriot Chandrabhaga.
"Kalau mereka [PSSI] mau buat tes event mandiri, selama waktunya cocok dan budgetnya ada dari INASGOC, ya bisa saja. Cuma per hari ini tidak ada dananya," kata Harry.
"Jika tidak ingin pakai dana INASGOC ya alhamdullilah. Tapi untuk dana Rp2 miliar (biaya tes event) kami sudah tak menganggarkan. Karena sepakbola sudah masuk dalam tes event yang dikelola INASGOC sebelumnya dan kami telah menyusun anggaran itu sejak tahun lalu," tambahnya.
Sekadar informasi, setiap cabang olahraga maksimal menerima uang Rp2 miliar. Dana tersebut untuk melangsungkan tes event sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan INASGOC.
