OLEH MUHAMMAD RIDWAN
PSSI masih belum bisa menentukan lokasi untuk menggelar tes event mandiri Asian Games 2018. Induk sepakbola nasional tersebut memutuskan mengikuti arahan dari panitia pelaksana ajang tersebut (INASGOC) dan pemerintah.
Sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan INASGOC, tes event tersebut dilaksanakan pada 10-18 Februari mendatang. Namun, PSSI memutuskan tidak mengikuti jadwal itu.
Ada tiga alasan yang membuat PSSI memilih menggelar tes event secara mandiri. Pertama tempat pertandingan yang dihelat tidak sesuai, karena empat stadion yakni Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Pakansari, Wibawa Mukti, dan Patriot Chandrabhaga yang telah dipilih sedang direnovasi.
INASGOC akhirnya memberikan altenarnatif lain melangsungkan tes event tersebut. Di mana Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang dipilih buat menggelar pertandingan pemanasan Asian Games itu.
"[Faktor] kedua kesiapan kepanitiaan, dan ketiganya mengenai kesiapan timnas [Indonesia]," kata sekjen PSSI Ratu Tisha Destria di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (23/1).
Wanita berusia 33 tahun tersebut berharap proses renovasi empat stadion tersebut dapat rampung pada pertengahan April 2018. Ia menyatakan pihaknya sudah menyusun agenda tes event mandiri untuk timnas Indonesia.
Akan tetapi, Tisha mengatakan tetap menunggu kejelasan soal ini. Mengingat, PSSI tidak punya kewenangan utuh buat menentukan lokasi pertandingan karena harus mendapatkan persetujuan dari INASGOC dan pemerintah terlebih dahulu.
"Perkara nanti misalnya [renovasi] stadion selesai pada bulan Juni itu artinya hanya dua bulan sebelum Asian Games. PSSI mengembalikan kepada pemerintah dan INASGOC untuk arahannya apakah masih memungkinkan untuk tes event tetap diadakan di bulan Juni," ucapnya.
"Mengingat itu tinggal dua bulan menuju Asian Games. Dari PSSI mengusulkan untuk bisa melakukan tes event mandiri di bulan April tanggal 27 april sampai 6 Mei, yang kita harap dua atau minimal satu dari empat venue yang akan di pakai Asian Games itu sudah siap untuk dipergunakan karena kita lebih priver untuk mengadakannya di tempat yang nantinya Asian Games berlangsung."
"Jadi mengenai empat venue yang sedang direnovasi saat ini apabila bulan April memang memungkinkan salah satu dari empat itu maka akan kami gelar. Kalau misalnya tidak, ya kami kembalikan lagi kepada pemerintah seperti apa," tambahnya.
