Sekjen PSSI Yunus Nusi angkat bicara terkait kabar akan bergabungnya Jordi Amat ke klub Malaysia Johor Darul Takzim (JDT). Ia berharap calon pemain naturalisasi tersebut tetap bermain di Eropa.
Informasi JDT bakal merekrut Amat pada musim ini disampaikan Tunku Ismail Sultan Ibrahim selaku pemilik klub. Ia menyebut pengalaman pesepakbola berusia 30 tahun tersebut sangat berguna untuk Harimau Selatan.
Terlebih, kini Amat sedang berstatus tanpa klub usai kontraknya bersama K.A.S. Eupen selesai. JDT kini tinggal menunggu eks Swansea City mendapat paspor Indonesia sebelum dimainkan pada musim ini.
"Harapan kami dia tetap di Eropa, terlepas dia dilobi oleh tim Malaysia. Sampai saat ini Jordi belum katakan sah terhadap pemain di Malaysia," kata Yunus dalam kanal YouTube PSSI.
"Kami sudah ingatkan ke dia, bahwa kamu main di Eropa bagus untuk masa depan ketika kamu di timnas [Indonesia]," Yunus menambahkan.
Sepanjang hidupnya, Amat belum pernah membela klub dari luar Eropa. Oleh karena itu, bermain di Malaysia dianggap penurunan karier mantan pilar Spanyol U-21 tersebut.
"Sebagaimana pandangan baik pelatih Shin Tae-yong dan dirtek [Indra Sjafri], lalu PSSI kamu [Jordi] bagus karena di Eropa. Kami komunikasikan terus, sampai ya atau tidak," ucapnya.
Amat menjadi satu dari tiga pemain keturunan yang diajukan Tae-yong untuk dinaturalisasi. Adapun kedua nama lainnya yakni Sandy Walsh dan Shayne Pattynama.
Meski belum selesai proses naturalisasinya, Amat dan Walsh sempat mengikuti latihan bersama timnas Indonesia. Kedua pemain tersebut ambil bagian dalam persiapan uji coba lawan Bangladesh.


