Berita Live Scores
Indonesia

Tagar #HarunaOut Menggema Di Twitter, Netizen Indonesia Bela Shin Tae-Yong

11.15 WIB 17/01/22
Shin Tae-yong - AFF Suzuki Cup 2020
Tak cuma tagar #HarunaOut yang sedang ramai diperbincangkan, tapi juga tagar #SaveSTY, tapi sebenarnya apa yang terjadi?

Netizen atau warganet Indonesia meramaikan jagat dunia maya, khususnya Twitter, Senin (17/1) ini dengan menggemakan tagar #HarunaOut.

Seruan tersebut muncul karena warganet tidak suka mendengar komentar Haruna Soemitro, setelah sang anggota Exco PSSI mengkritik habis pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong.

Berbicara dalam podcast milik JPNN yang disiarkan di kanal Youtube, Haruna mempermasalahkan pencapaian Tae-yong bersama timnas Indonesia, yang dianggapnya gagal karena tidak mampu menjuarai Piala AFF 2020 kemarin.

Menurutnya, menjadi runner-up Piala AFF lalu bukan hal yang istimewa, karena sama seperti para pelatih sebelumnya yang juga sama-sama gagal mempersembahkan gelar juara.

"Saya sampaikan dalam rapat evaluasi, bahwa kalau runner-up, kita tidak butuh Shin Tae-yong. Karena kita sudah enam kali runner-up," kata Haruna.

"Saya juga sampaikan bahwa, kehadiran Shin Tae-yong ini untuk menjawab ekspektasi lebih kepada Luis Milla. Karena saya mengalami betul ketika kita mau pindah dari Luis Milla ke Shin Tae-yong, situasinya seperti sekarang ini."

"Begitu Shin Tae-yong masuk memberikan sihir baru, orang minta mempertahankannya. Karena ada ekspektasi orang-orang pada prestasi. Mudah-mudahan 2022 ini adalah tahun Shin Tae-yong untuk memberikan gelar."

Maksud Haruna mungkin adalah evaluasi bertahap yang dilakukan pada kinerja Tae-yong, karena menurutnya PSSI memang ingin mempertahankan Tae-yong sampai kontraknya berakhir namun dengan harapan eks pelatih kepala timnas Korea Selatan itu bisa memberikan gelar pada tahun 2022 ini.

Hanya saja, hal itu sudah terlanjur ditanggapi negatif oleh warganet Indonesia, yang kebanyakan di antara mereka membela Tae-yong dengan tagar #SaveSTY karena percaya pada proses yang dilakukan oleh sang pelatih untuk membangkitkan prestasi timnas.