OLEH DONNY AFRONI
Upaya PSSI untuk meningkatkan kualitas pengadil lapangan diwujudkan dengan menunjuk Toshiyuki Nagi sebagai direktur teknik wasit. Penunjukkan Nagi ini sebagai bagian dari kerja sama antara PSSI dan federasi sepakbola Jepang (JFA).
Sebelum memutuskan pensiun pada akhir bulan lalu, Nagi merupakan wasit berpengalaman. Ia pernah memimpin laga antara Brasil dan Kroasia di Piala Dunia 2014.
Nagi telah menjalankan tugasnya dengan memberikan materi dalam kursus penyegaran untuk referee assessor. Nagi menyusul dua instruktur Jepang lainnya yang telah dikirim lebih dulu, yakni Toru Kamikawa dan Yoshimi Ogawa.
“Mengemban tugas ini merupakan suatu kehormatan untuk saya. Saya akan gunakan sebaik mungkin kesempatan langka ini untuk memajukan wasit di Indonesia,” tutur pria berusia 46 tahun itu dilansir laman resmi PSSI.
“Ini juga salah satu tantangan terbesar bagi saya. Saya sudah mendapat banyak kesempatan di dalam dan luar negeri. Saya ingin terus berkontribusi pada sepakbola, salah satunya adalah tugas ini.”
“Saya akan bekerja untuk PSSI selama satu tahun. Langkah pertama saya adalah memberikan serta memaparkan program dan materi pada penyegaran wasit untuk kompetisi Liga 1 Indonesia. Saya juga harus melihat kompetisinya itu secara langsung.”
“Orang Indonesia sangat baik dan saya menaruh hormat kepada mereka semua. Saya berharap semua program mengenai perwasitan yang saya tawarkan bisa bermanfaat dan diimplementasikan dengan baik oleh wasit-wasit yang ada di Indonesia.”

