PSSI memuji langkah berani yang diambil Ezra Walian. Pesepakbola berdarah Belanda tersebut memutuskan bergabung dengan kontestan tanah air, PSM Makassar, pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2019.
PSM jadi klub pertama Indonesia yang dibela Ezra. Sebelumnya, ia berkarier di sejumlah klub Belanda seperti Jong Ajax, Almere City, hingga terakhir RKC Waalwijk.
Setelah itu, Ezra mengikuti seleksi dengan kontestan kasta ketiga Liga Inggris, Tranmere Rovers. Namun, tak diketahui kelanjutan nasibnya bersama klub tersebut dan tiba-tiba dikontrak 3,5 tahun PSM.
"Merupakan satu langkah yang baik yang telah dilakukan, bahwa menunjukkan keseriusan yang bersangkutan untuk membela timnas Indonesia dan U-22," kata sekjen PSSI Ratu Tisha.
Selain itu, Tisha menyebutkan PSSI sampai kini masih berkomunikasi dengan FIFA, agar Ezra bisa bermain dengan timnas Indonesia. Hal itu karena pesepakbola berusia 21 tahun tersebut sempat terganjal ketika ingin membela tim Garuda Muda pada kualifikasi Piala Asia U-23, beberapa waktu lalu akibat persoalan administrasi.
"Kami harus patuh dengan aturan yang ada. Namun, kami tidak menyerah. Kami terus berusaha untuk menegosiasikan lebih lanjut mengenai dokumen-dokumen yang terkait. Kami tak bisa berjanji apa-apa selama FIFA belum memberikan keputusan. Kami akan lihat ke depannya," ujarnya.


