OLEH MUHAMMAD RIDWAN
PSSI berharap tidak dijatuhi sanksi atas meninggalnya Catur Juliantono ketika menyaksikan pertandingan timnas Indonesia kontra Fiji di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi beberapa waktu lalu. Itu setelah induk sepakbola nasional tersebut melaporkan kejadian ini kepada Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).
Dalam laga uji coba yang berkesudahan tanpa gol ini, Catur meninggal dunia akibat terkena petasan di dalam stadion. Pelaku berisial ARP yang menyebabkan Catur wafat sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian.
SIMAK JUGA: Luis Milla Ikut Sedih Atas Meninggalnya Catur Juliantono
"Kami sudah melaporkan kejadian tersebut kepada AFC melalui surat. Kami jelaskan bagaimana kronologi pertandingan itu sebenarnya clear sampai selesai pertandingan," Head of Media Relation & Digital Promotion PSSI Gatot Widakdo.
"Tapi ada kejadian fatal yang terjadi. Tentu harapan kami tidak ada sanksi. Yang kami takutkan adalah Indonesia tidak bisa menjadi tuan rumah Piala Asia U-19," ia menambahkan.
Gatot melanjutkan, pihaknya bakal berusaha keras agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa depan. "Salah satu upayanya kami akan bekerja sama dengan Kepolisian," ucapnya.
