Launching APPI 2018-2021Muhamad Rais Adnan

PSSI Belum Respons Keberatan APPI Tentang Pemotongan Gaji

PSSI belum memberikan jawaban atas keberatan yang diajukan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), tentang pembayaran gaji 25 persen. Padahal, mereka sudah mengirimkan surat sejak beberapa hari lalu kepada federasi sepakbola nasional tersebut.

APPI menilai PSSI mengambil keputusan sepihak terkait pembayaran gaji untuk pemain dan ofisial selama kompetisi dihentikan. Seharusnya ada kesepatan antara pemain dengan klub dalam pemotongan upah.

Selain itu, APPI juga tak habis pikir PSSI tidak melibatkan saat mengambil keputusan tersebut. Padahal, mereka merupakan wadah yang menaungi para pemain di tanah air.

"APPI udah bersurat ke PSSI soal masalah gaji 25 persen. Tapi sampai dengan saat ini masih belum ada jawaban dari PSSI. Jadi kami masih menunggu itu," kata general manajer APPI Ponaryo Astaman, saat dihubungi wartawan.

Sebelumnya, PSSI mengeluarkan surat edaran yang berisi kompetisi dihentikan dengan status force majeure dari Maret hingga Juni 2020. Selama periode tersebut klub hanya diwajibkan membayar gaji pemain dan ofisial 25 persen dari kontrak yang tertera.

Keputusan yang diambil PSSI tersebut merupakan dampak penyebaran virus corona yang kian luas di tanah air. Bahkan, Liga 1 dan 2 musim ini bisa berhenti permanen bila pemerintah pusat memperpanjang status darurat bencana yang berakhir pada 29 Mei 2020.

Iklan
0