PSSI akhirnya memutuskan membatalkan proses naturalisasi Justin Hubner, karena tidak bisa menemuhi permintaan yang diajukan sang pemain untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Proses naturalisasi Hubner sebetulnya hampir mencapai tahap akhir, mengingat DPR RI telah menyetujui pengajuan naturalisasi penggawa klub Inggris Wolverhampton Wanderers tersebut bersama dua pemain keturunan lainnya, Rafael Struick, dan Ivar Jenner.
Anggota komite eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga tidak mengungkapkan secara detail mengenai pembatalan tersebut. Namun sejumlah permintaan yang diajukan Hubner melalui agennya membuat PSSI berpikir ulang, karena dianggap dia tidak menunjukkan komitmen penuh.
Diwartakan sebelumnya, komitmen Hubner sudah dipertanyakan ketika ia bersedia memperkuat Belanda U-20 pada akhir bulan lalu untuk pertandingan uji coba melawan Prancis U-20. Padahal di saat bersamaan, Hubner dipanggil mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas U-20.
Bahkan Hubner dirumorkan meminta €1 juta kepada PSSI. Pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 disebut-sebut menjadi salah satu penyebab Hubner enggan dinaturalisasi.
“Jadi kami tidak melanjutkan untuk naturalisasi terhadap Hubner, karena ada permintaan Hubner yang tidak bisa kami penuhi,” ungkap Arya dikutip laman kantor berita Antara.
Arya menyayangkan permintaan yang disampaikan Hubner dilakukan menjelang proses naturalisasi memasuki tahap akhir. Hubner tinggal menunggu Keputusan Presiden (Keppres) sebelum diambil sumpahnya sebagai WNI.
“Yang pasti begini, tidak ada niat kami untuk menghambat. Ada komunikasi, ada yang namanya pendekatan kepada pribadi, kemudian keluarga. Biasanya mereka akan menunjuk agennya setelah itu. Baru kami proses,” jelas Arya.
Meski naturalisasi Hubner dibatalkan, PSSI tetap melanjutkan proses terjadap Jenner dan Struick. Menurut Arya, kedua pemain itu tidak mengajukan persyaratan apapun untuk menyandang status WNI.
“Kami sudah bersurat dengan Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga), kemudian Kemenpora akan ke Kemenristek (Kementerian Riset dan Teknologi) untuk Jenner dan Struick itu akan kita proses, akan diurus administrasinya dan disumpah,” beber Arya.
Jenner saat ini bermain untuk klub Belanda Utrecht U-21, sedangkan Struick juga bermain di liga negara kincir angin ADO Den Haag.


