PSSI sebagai federasi sepakbola Indonesia memaksimalkan momentum libur kompetisi selama Asian Games 2018 nanti untuk melakukan pembenahan di bidang Komisi Disiplin (Komdis).
Selain bagian Komdis, PSSI juga bakal melakukan evaluasi terhadap kinerja wasit lewat Komite Wasit. PSSI setidaknya punya wakt hingga 2 September untuk hal itu, karena Liga 1 dan Liga 2 libur.
"Evaluasi kami dilakukan saat bergulirnya Asian Games mendatang. Di saat itu kompetisi Liga 1 sedang libur. Mulai dari evaluasi hingga restrukturisasi [personalia] di Komisi Disiplin dan Komite Wasit," buka Joko Driyono, wakil ketua umum PSSI.
Perubahan pada badan Komdis dan juga Komite Banding sudah menjadi bahasan kongres tahun ini, yang digelar Januari lalu. Sementara untuk pengembangan wasit, PSSI memang mendapat dukungan penuh dari JFA, federasi sepakbola Jepang.
"PSSI membaca dan mendengar masukan, kritik dari klub bahkan publik, terhadap jalannya kompetisi, khususnya penegakan disiplin dan kinerja wasit," sambung Jokdri, sapaan karib dari Joko.
Masalah wasit dan komdis memang selalu jadi bahasan hangat setiap tahunnya. Tahun ini Komdis kerap menimbulkan masalah karena terlambat dalam penyampaian keputusan sehingga merugikan klub.
Sementara untuk wasit, Tigorshalom Boboy selaku COO PT Liga Indonesia Baru (operator kompetisi) mengklaim bahwa keluhan dari klub sudah berkurang pada musim ini. "Jika dibandingkan musim lalu lebih baik. Surat keluhan yang resmi masuk hanya tiga," katanya.

