Jeda internasional pekan ini dimanfaatkan PSS Sleman untuk memperbaiki kekurangan mereka. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah masalah fisik pemain.
Pasalnya, selama November, PSS memang kurang maksimal. Mereka hanya bisa meraih satu poin hasil imbang lawan Bali United, dan satu kali kalah ketika kontra PSIS Semarang.
Seto Nurdiyantoro selaku pelatih Super Elang Jawa mulai kembali menggeber latihan sejak Senin (11/11) lalu. PSS baru akan kembali bertandinga, 20 November, melawan Borneo FC.
"Kami fokuskan pada ketahanan, dan peningkatan fisik pemain, apalagi mereka baru saja menjalani liburan," beber Seto, seperti dikutip laman resmi PSS.
"Jadwal pertandingan home menjamu Borneo waktunya masih seminggu. Program latihan fisik secara umum saja, yakni kelincahan, dan kecepatan dapat terjaga,” urai Seto.
Seto pun berharap pemain tidak sampai kehilangan sentuhan dan tetap bisa maksimal sekembalinya tampil pada lanjutan Liga 1 nanti, di Stadion Maguwoharjo.
"Kita mencoba lakukan maintenance sentuhan, mungkin sedikit kondisi, tapi tidak berlebihan yang penting pemain bisa menikmati," tutup mantan pemain PSIM Yogyakarta tersebut.
