PSS Sleman membongkar skuad secara besar-besaran menyambut Liga 1 2021 setelah hari ini memutuskan tidak memperpanjang kontrak sembilan pemain musim lalu untuk membuat tim yang lebih solid.
Sebelumnya, pelatih Dejan Antonic telah menyebutkan bakal memberikan rekomendasi mengenai pemain yang memperkuat Super Elang Jawa di musim 2021. Menurutnya, ia mempunyai kriteria tersendiri dalam memilih pemain yang memperkuat Super Elja di musim ini.
Sembilan pemain yang tidak diperpanjang kontraknya itu adalah Luthfi Kamal, Efdal Prastiyo, Alex Sander, Muhammad Burhan Ikmalludin, Hamdan Zamzani, Naufal Rahmanda, Hendra Molle, I Gede Sukadana, dan Dimas Galih.
Manajer PSS Danilo Fernando mengutarakan, kedatangan dan kepergian pemain di dalam tim merupakan wujud dari dinamika di dalam dunia sepakbola. Danilo berharap para pemain dapat makin berkembang di tempat barunya.
“Dari hasil evaluasi, untuk pemain lokal kurang lebih sekitar sembilan pemain sudah dilepas. Tapi lepas dari pada itu, kontrak pemain sebenarnya sudah selesai. Artinya, klub tidak punya tunggakan kontrak atau gaji atau fasilitas lain kepada pemain,” jelas Danilo dilansir laman resmi klub.
PSS Sleman“Untuk pemain yang kami lepas, dan tidak bersama kami lagi, saya ucapkan terima kasih banyak atas waktu dan kerjasamanya. Kemungkinan akan selalu ada, termasuk pintu untuk kembali berseragam PSS sangat terbuka lebar.”
Danilo menambahkan, jumlah pemain yang tidak diperpanjang kontraknya kemungkinan bakal bertambah. Sementara tiga pemain asing yang tersisa, Guilherme Batata, Aaron Evans, dan Zah Rahan dalam proses evaluasi.
Saat ini, PSS sudah kehilangan satu legiun asing. Mesin gol Yevhen Bokhashvili memilih mengundurkan diri, meski masih terikat kontrak hingga akhir 2021.
“Ke depannya, masih ada beberapa pemain yang akan kita lepas. Sedangkan pemain asing, tengah dalam proses evaluasi dan masih kita pertimbangkan,” ucap ayah dua orang anak ini.
“Kami melepaskan bukan karena mereka tidak punya kemampuan, atau teknik bersaing di dalam tim demi dapat kesempatan bermain. Bagi saya mereka semua pemain yang hebat. Tapi keputusan ini diambil karena mempertimbangkan arah taktikal dan filosofi tim.”
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!
